TRABASNEWS – Seorang perempuan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, membagikan pengalaman tidak menyenangkan setelah mencoba melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialaminya. Pengaduannya diduga tak digubris pihak kepolisian, hingga akhirnya ia meminta bantuan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang justru merespons cepat.
Kisah tersebut pertama kali viral setelah diunggah oleh akun Instagram lasagna111 pada Kamis (20/11/2025). Dalam unggahan itu, korban menceritakan bahwa ia telah berulang kali dilecehkan oleh seorang pria paruh baya yang diduga merupakan tukang ojek di sekitar tempat tinggalnya.
Menurut ceritanya, pelaku kerap melakukan catcalling, bahkan beberapa kali melakukan tindakan eksibisionisme. Pelaku disebut sengaja bersembunyi di balik pot besar di depan kos korban untuk mengejutkannya sambil memperlihatkan alat kelaminnya.
“Dia teriak sambil menunjukkan alat kelaminnya, lalu mengejek saya ketika saya lari ketakutan,” ungkap korban dalam unggahan tersebut.
Laporan ke Polisi Tidak Ditindaklanjuti
Korban mengaku telah berusaha mencari pertolongan, termasuk dengan menandai akun resmi Divisi Humas Polri dan Satpol PP DKI melalui media sosial. Namun unggahan tersebut tidak mendapatkan respons.
Ia kemudian mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan, namun petugas disebut tidak berani mengambil tindakan karena korban tidak memiliki rekaman atau bukti kuat.
Korban bahkan sudah meminta agar pelaku setidaknya diberi teguran, namun permohonannya tetap ditolak.
“Mereka bilang tidak bisa membantu kalau tidak ada bukti,” tulisnya.
Damkar Turun Tangan
Merasa putus asa, korban pulang dari kantor polisi dan tanpa sengaja melewati Kantor Damkar Benhil. Berdasarkan cerita warganet lain yang pernah mendapat bantuan dari Damkar dalam insiden serupa, korban memberanikan diri untuk melapor.
Respons yang ia terima sangat berbeda.
Petugas Damkar langsung menawarinya bantuan dan mengantar korban kembali ke lokasi untuk menemui pelaku. Dalam sebuah video yang viral, seorang petugas Damkar bernama Pak Bambang tampak memarahi pelaku dan menegaskan bahwa korban adalah “saudaranya”.
Pelaku terlihat ketakutan dan menyampaikan permintaan maaf.
Korban menyampaikan rasa terima kasihnya kepada petugas yang telah membantunya menghadapi pelaku pelecehan tersebut.
“Terima kasih banyak kepada Damkar Benhil yang langsung merespons. Semoga semua petugas selalu diberi kesehatan,” tulisnya.
Kisah ini menuai banyak perhatian dari warganet. Banyak yang mengapresiasi keberanian petugas Damkar, sekaligus mengkritik lemahnya respons aparat lain atas laporan pelecehan seksual.
Sumber : Tribun


















