TRABASNEWS — Hampir sepekan pascabanjir besar yang melanda Dusun Bengkel, Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, puluhan kepala keluarga masih belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sejumlah rumah warga tampak rusak berat, termasuk kediaman milik Jaya Purba yang dipenuhi lumpur, atap seng berjatuhan, dan struktur bangunan nyaris tidak layak huni.
Informasi tersebut disampaikan Jaya Purba dan istrinya, Mama Anju, yang mengungkapkan bahwa hingga hari kesembilan pascabencana, mereka serta sejumlah tetangga belum menerima bantuan sembako. Keduanya juga menyampaikan bahwa banyak rumah warga hancur dan membutuhkan dukungan pemerintah, terutama dalam bentuk bantuan perbaikan rumah. Selain itu, listrik yang sempat padam dan kesulitan akses air bersih memperberat kondisi warga.
Keluarga Jaya Purba bahkan sempat mengungsi ke area PKS milik PT Karimun, yang jaraknya cukup jauh dari permukiman mereka. Setelah kembali, mereka menemukan rumah dalam keadaan rusak parah.
Menanggapi laporan warga, Camat Besitang Restra Yuda menyampaikan bahwa bantuan pemerintah sudah disalurkan ke setiap desa dan kelurahan di wilayah kecamatan tersebut. Ia juga meminta agar kebenaran distribusi dapat ditelusuri melalui perangkat desa, seraya meyakini bahwa bantuan seharusnya sudah diterima oleh warga terdampak.
Sementara itu, Sekretaris Desa Sekoci Mhd Sayuti menjelaskan bahwa bantuan telah diserahkan kepada Kepala Dusun Bengkel, Haloho. Ia menilai janggal jika ada warga yang mengaku belum menerima bantuan, mengingat hubungan keluarga antara Jaya Purba dan Kadus setempat.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Langkat, khususnya Bupati Syah Afandin, dapat memberikan perhatian lebih agar seluruh korban banjir di Dusun Bengkel mendapatkan bantuan secara merata.
Sumber: Metro Online


















