TRABASNEWS — Upaya percepatan penanganan bencana di wilayah Sumatra terus dilakukan TNI dengan mengerahkan puluhan armada udara dan laut. Langkah ini ditempuh untuk memastikan distribusi logistik ke daerah terdampak di tiga provinsi — Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat — dapat berlangsung lebih cepat dan merata.
Pesawat yang digunakan terdiri dari Hercules, Airbus A400M, serta tujuh unit helikopter yang beroperasi untuk mengirim bantuan melalui metode drop logistik di daerah-daerah sulit akses. Dari operasi ini, sekitar 328 ton bantuan telah berhasil disalurkan melalui jalur udara.
Untuk wilayah yang tidak memungkinkan didarati helikopter, TNI menggunakan metode heliborne dan penerjunan logistik agar bantuan tetap dapat menjangkau masyarakat di titik-titik paling terisolasi.
Tidak hanya kekuatan udara, TNI Angkatan Laut (AL) juga menambah armada lautnya. Tiga unit KRI kini beroperasi membuka jalur distribusi melalui laut, setelah sebelumnya hanya dua kapal yang dikerahkan.
Wakapuspen TNI, Brigjen TNI Osmar Silalahi, menegaskan bahwa penambahan alutsista dan personel terus dilakukan mengikuti dinamika di lapangan.
“Setiap hari ada penambahan kekuatan, baik personel, pesawat angkut, helikopter, maupun KRI. Semua ini disesuaikan dengan perkembangan situasi agar TNI dapat memberikan bantuan yang maksimal kepada masyarakat,” ujar Osmar.
TNI memastikan operasi kemanusiaan ini akan terus diperkuat hingga seluruh wilayah terdampak mendapatkan bantuan secara optimal.
Sumber: metrotvnews


















