TRABASNEWS – Sebuah kendaraan pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak kerumunan siswa dan seorang guru di halaman SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025) pagi. Insiden terjadi saat para siswa sedang mengikuti kegiatan literasi sebelum masuk kelas.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Muniarsi Hutapea, memastikan seluruh korban berhasil ditangani dengan cepat dan tidak ada korban jiwa.
“Semua korban mendapatkan penanganan yang sesuai standar, dan kondisinya terus dipantau di rumah sakit,” ujarnya.
21 Korban Dibawa ke Rumah Sakit
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendiz, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.39 WIB ketika sebuah minivan bertanda stiker MBG tiba-tiba menerobos pagar sekolah dan masuk ke area halaman.
Dalam kejadian itu, 20 siswa dan seorang guru mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
16 korban dirawat di RSUD Cilincing
5 korban dibawa ke RSUD Koja
Pemprov DKI Tanggung Semua Biaya Perawatan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang datang menjenguk korban bersama Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan akan ditanggung penuh oleh Pemprov DKI.
“Semua tindakan medis, termasuk operasi dan perawatan lanjutan, dibiayai pemerintah. Kesehatan para korban menjadi prioritas kami,” tegas Pramono.
Kapolda Metro Jaya Tinjau Penanganan Korban
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri juga mengunjungi para korban di RSUD Cilincing. Ia memastikan proses perawatan berjalan optimal dan memberikan dukungan moral kepada keluarga.
“Kami ingin memastikan seluruh korban ditangani secara maksimal dan perkembangan kasus ini terus kami pantau,” kata Asep.
Penyebab Masih Diselidiki
Polisi saat ini masih mendalami penyebab mobil pengantar MBG tersebut bisa menerobos pagar dan menabrak para siswa. Unit Laka Lantas telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sopir dan saksi-saksi.
Pemerintah meminta masyarakat menunggu hasil investigasi resmi sembari memastikan seluruh korban mendapatkan pendampingan penuh.
Sumber: Antara


















