TRABASNEWS — Dunia akademik Universitas Sumatera Utara (USU) berduka atas meninggalnya salah satu dosen Fakultas Kehutanan, Dr. Ir. Orang Kaya Hasnanda Syahputra, MP, IPM, yang tewas akibat penikaman di kediamannya sendiri.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu, 30 November 2025, sekitar pukul 09.00 WIB, di rumah korban yang berlokasi di Jalan Aluminium, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. Pelaku penikaman diketahui merupakan anak kandung korban, berinisial OK Muhammad Hafiz, yang berstatus sebagai mahasiswa.
Menurut keterangan kepolisian, pelaku nekat menghabisi nyawa ayahnya setelah diliputi emosi dan rasa kesal yang telah lama terpendam. Dari hasil pemeriksaan awal, kasus ini diduga berkaitan dengan konflik dalam rumah tangga, di mana korban disebut kerap melakukan kekerasan terhadap istrinya.
Di hadapan penyidik, Hafiz mengaku tidak sanggup lagi menahan amarah karena sering melihat sang ibu menjadi korban kekerasan. Emosi yang memuncak itu akhirnya berujung pada tindakan fatal.
Kasus pembunuhan ini menyita perhatian publik, mengingat OK Hasnanda Syahputra merupakan sosok akademisi yang cukup dikenal di lingkungan Fakultas Kehutanan USU. Selain aktif mengajar, almarhum juga terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi keilmuan.
Profil Singkat OK Hasnanda Syahputra
Dr. Ir. Orang Kaya Hasnanda Syahputra lahir di Aceh Timur pada 23 Oktober 1967. Gelar “Orang Kaya” atau “OK” yang melekat pada namanya merupakan gelar kebangsawanan yang lazim digunakan dalam budaya Melayu, menandakan latar belakang keluarga dengan status sosial tertentu.
Riwayat pendidikannya dimulai dari Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan Banda Aceh, tempat ia menyelesaikan pendidikan strata satu pada tahun 1993. Selanjutnya, almarhum meniti karier akademik hingga meraih gelar doktor dan dipercaya menjadi dosen di Fakultas Kehutanan USU.
Pihak kepolisian hingga kini masih terus mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut. Sementara itu, pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

















