TRABASNEWS – Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Barat ternyata menyisakan temuan tak terduga. Sejumlah warga di Gampong Seuradeuk, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, menemukan serpihan yang diduga butiran emas di tanah yang terbawa arus banjir.
Temuan tersebut diketahui setelah sebuah video yang memperlihatkan warga sedang menyaring tanah pascabanjir beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat butiran kecil berwarna kuning mengilap yang diduga emas muncul di antara lumpur dan pasir.
Viralnya video tersebut langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian netizen justru mengingatkan agar temuan tersebut tidak terlalu diekspos ke publik. Mereka khawatir, jika diketahui aparat atau pejabat, butiran emas yang ditemukan warga bisa diambil atau dikelola pihak lain.
“Lebih baik videonya diturunkan, nanti kalau sudah ramai pejabat jadi tahu,” tulis salah satu netizen dalam kolom komentar. Komentar lain bernada serupa juga bermunculan, mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi campur tangan pihak berwenang.
Namun di sisi lain, banyak pula warganet yang memandang temuan tersebut sebagai hikmah di balik musibah. Mereka menilai, di tengah penderitaan akibat bencana banjir bandang, Tuhan masih memberikan rezeki bagi masyarakat yang terdampak.
“Di balik bencana besar, selalu ada kuasa Tuhan yang ditunjukkan,” tulis seorang pengguna media sosial. Netizen lain bahkan menyebut temuan emas itu sebagai pengganti langsung atas cobaan yang dialami warga.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun pihak terkait mengenai keaslian dan status hukum temuan butiran emas tersebut. Warga setempat juga masih berhati-hati dalam menyikapi situasi, mengingat kondisi wilayah yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana.
Seperti diketahui, banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di Aceh dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan kerusakan parah, ribuan warga mengungsi, serta berdampak besar terhadap aktivitas dan mata pencaharian masyarakat.
Sumber: ViVa Medan


















