TRABASNEWS – Aktivitas wisata di kawasan Danau Toba mengalami peningkatan signifikan menjelang perayaan Tahun Baru 2026. Lonjakan terlihat dari bertambahnya volume kendaraan yang hendak menyeberang menuju Pulau Samosir serta tingginya tingkat hunian homestay di sejumlah titik wisata.
Peningkatan arus wisatawan mulai terasa sejak H-7 hingga H-5 pergantian tahun. Jalur penyeberangan Ajibata–Ambarita menjadi salah satu titik terpadat, dengan kendaraan roda dua dan roda empat mendominasi antrean, terutama pada jam-jam favorit penyeberangan.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita, menyampaikan bahwa tren kenaikan jumlah pengguna jasa diprediksi terus berlangsung hingga mendekati puncak libur akhir tahun. Mayoritas penumpang merupakan wisatawan serta perantau asal Kabupaten Samosir yang memanfaatkan momentum libur Natal dan Tahun Baru untuk pulang kampung dan berwisata.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP melakukan optimalisasi layanan dengan memperpanjang jam operasional kapal ferry hingga malam hari. Penambahan jadwal penyeberangan ini bertujuan mengurangi kepadatan serta memberikan kepastian layanan bagi masyarakat yang akan menyeberang ke Pulau Samosir.
Selain sektor transportasi, geliat wisata juga terlihat dari ramainya warung makan dan meningkatnya tingkat hunian homestay di sekitar Danau Toba, termasuk di wilayah Pangururan. Sejumlah penginapan dilaporkan mulai penuh sejak akhir Desember 2025.
Sementara itu, aparat kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan di kawasan wisata, khususnya di Parapat dan jalur-jalur utama. Monitoring dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta arus lalu lintas berjalan lancar selama periode libur Nataru.
Pemerintah daerah juga menyiagakan petugas, layanan kesehatan, serta peralatan pendukung untuk mengantisipasi potensi gangguan, termasuk bencana alam seperti longsor, demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan pembelian tiket secara daring, serta mematuhi seluruh aturan keselamatan selama berada di area pelabuhan maupun kawasan wisata Danau Toba.
Sumber : Tribun Medan


















