TRABASNEWS – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, sempat kehilangan kesadaran saat menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Peristiwa tersebut terjadi di Auditorium Madidihang, AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta, Minggu siang.
Insiden itu berlangsung ketika prosesi penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara tengah dilakukan. Tiga korban yang dilepas secara kedinasan adalah almarhum Ferry Irawan, almarhum Yoga Naufal, dan almarhum Capt. Andy Dahananto.
Dalam prosesi tersebut, perwakilan keluarga korban menyampaikan penyerahan jenazah kepada negara Republik Indonesia untuk dimakamkan secara kedinasan. Tak lama setelah prosesi berlangsung, Menteri KKP tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri, sehingga suasana auditorium sempat menjadi panik.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan, kemudian mengambil alih tugas sebagai inspektur upacara agar rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan khidmat hingga selesai.
Usai upacara, Wakil Menteri KKP memastikan kondisi Menteri Sakti Wahyu Trenggono telah kembali sadar. Ia menyampaikan bahwa Menteri KKP mengalami kelelahan setelah menjalani rangkaian kegiatan yang padat.
Upacara tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada para korban yang gugur saat menjalankan tugas dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Sebelumnya, tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan pesawat tersebut setelah melakukan pencarian intensif sejak pertengahan Januari 2026. Proses evakuasi melibatkan unsur TNI dan berbagai instansi terkait.
Sumber: VIVA News

















