TRABASNEWS – Sebuah peristiwa tragis dan sarat ironi hukum terjadi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seorang suami bernama Hogi Minaya harus berhadapan dengan proses hukum setelah tindakannya mengejar pelaku penjambretan yang menyerang istrinya berujung pada kematian dua orang pelaku.
Insiden tersebut terjadi pada 26 April 2025 di kawasan Jembatan Layang Janti. Saat itu, Arsita Minaya menjadi korban penjambretan ketika sedang mengendarai sepeda motor. Dua orang pelaku merampas tas miliknya secara paksa hingga korban berteriak meminta pertolongan.
Hogi Minaya yang berada tepat di belakang istrinya menggunakan mobil, langsung bereaksi mengejar pelaku. Upaya tersebut dilakukan karena tas yang dijambret diketahui berisi sejumlah dokumen penting.
Dalam proses pengejaran, kendaraan para pelaku sempat dipepet beberapa kali. Namun pelaku tidak menghentikan laju motornya hingga akhirnya naik ke trotoar dengan kecepatan tinggi dan menabrak tembok. Akibat kecelakaan tersebut, kedua pelaku terpental ke badan jalan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara, salah satu pelaku diketahui masih membawa senjata tajam jenis cutter.
Polisi Hentikan Kasus Jambret, Tetapkan Suami Korban sebagai Tersangka
Kepolisian kemudian menghentikan penyelidikan kasus penjambretan karena kedua pelaku telah meninggal dunia. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, Hogi Minaya justru ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.
Polresta Sleman menyebut penetapan tersebut dilakukan berdasarkan unsur kelalaian pengemudi. Aparat kepolisian menegaskan bahwa pendekatan Restorative Justice telah diupayakan sebelum perkara dilanjutkan ke proses hukum.
Pihak kepolisian menyatakan telah membuka ruang mediasi antara keluarga korban dan pihak terkait, namun tidak tercapai kesepakatan, sehingga penanganan kasus dilanjutkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Viral di Media Sosial
Kasus ini menjadi perhatian luas publik setelah Arsita Minaya mengungkapkan kegelisahannya melalui media sosial. Ia mempertanyakan keadilan hukum yang menimpa suaminya, yang menurutnya bertindak secara spontan untuk melindungi keluarga dari tindak kejahatan.
Unggahan tersebut memicu beragam reaksi masyarakat yang menyoroti batas antara pembelaan diri, naluri melindungi keluarga, dan konsekuensi hukum yang harus dihadapi.
Kasus ini pun menjadi sorotan nasional dan memunculkan kembali perdebatan publik mengenai penerapan keadilan dalam situasi darurat yang melibatkan tindak kriminal dan keselamatan warga.
Sumber: MetroTV news


















