TRABASNEWS – Sebuah rumah warga di Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Sumatera Selatan, hancur akibat ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram, Minggu (1/2/2026). Insiden tersebut menewaskan dua orang dan menyebabkan tujuh korban lainnya mengalami luka bakar serius.
Ledakan hebat itu terjadi saat aktivitas memasak berlangsung di dalam rumah. Api diduga menyambar gas yang bocor dari tabung elpiji hingga memicu ledakan keras yang membuat bangunan rumah nyaris rata dengan tanah. Warga sekitar sempat panik dan berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara ledakan.
Peristiwa tersebut juga terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, memperlihatkan momen api membesar sebelum akhirnya terjadi ledakan. Rekaman tersebut kini diamankan polisi sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Dari sembilan orang yang berada di dalam rumah saat kejadian, dua orang dewasa dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kedua korban diketahui mengalami luka bakar hingga 90 persen. Sementara itu, tujuh korban lainnya, termasuk dua balita, masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru Palembang.
Seorang kerabat korban menyebutkan bahwa sebelum kejadian, para penghuni rumah tengah menyiapkan makanan untuk keperluan acara ruwahan menjelang bulan suci Ramadan. Diduga kuat, kebocoran gas dari tabung elpiji menjadi pemicu utama terjadinya ledakan tersebut.
Pihak kepolisian dari Polsek Ilir Timur II telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tabung gas elpiji yang diduga bocor serta rekaman CCTV. Garis polisi juga telah dipasang di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Ilir Timur II, Kompol M Ismail, menyampaikan bahwa dugaan sementara ledakan disebabkan oleh kebocoran gas yang tersulut api saat proses memasak. Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti insiden tragis tersebut.
Jenazah kedua korban yang meninggal dunia telah dimakamkan pada Minggu siang di tempat pemakaman umum di Kota Palembang, diselimuti suasana duka mendalam dari keluarga dan kerabat.
Sumber: Beritasatu.com


















