TRABASNEWS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Sumatera Utara. Nurul Safa Azzahra, siswi SMAN 1 Medan, berhasil meraih gelar Duta Intelegensia Putri Pelajar Anti Narkoba Sumatera Utara Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026.
Gelar tersebut diraih Safa setelah tampil gemilang pada Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Anti Narkoba Tingkat Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara 2026 yang digelar di Gelanggang Universitas Sumatera Utara (USU), Minggu (8/2/2026).

Ajang bergengsi ini diikuti oleh pelajar-pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Dalam kompetisi tersebut, Safa mampu menunjukkan keunggulan melalui gagasan, wawasan, serta komitmen kuatnya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Perjalanan Safa hingga meraih gelar tersebut tidaklah mudah. Ia harus melewati tahapan seleksi ketat yang diikuti 1.800 peserta. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 126 finalis yang berhasil melaju ke babak akhir, sebelum akhirnya Safa terpilih sebagai salah satu pemenang.
Usai menerima penghargaan, Safa mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian yang diraihnya, terlebih karena ia dipercaya membawa nama baik SMAN 1 Medan di tingkat provinsi.

“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa terpilih sebagai Duta Intelegensia Pelajar Anti Narkoba Sumatera Utara tingkat kabupaten/kota tahun 2026. Ini merupakan amanah besar, bukan hanya bagi saya pribadi, tetapi juga untuk membawa nama baik SMAN 1 Medan,” ujar Safa.
Siswi kelas X SMAN 1 Medan itu juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan peran sebagai duta dengan penuh tanggung jawab.
“Ke depan, saya berkomitmen aktif mengedukasi teman-teman pelajar tentang bahaya narkoba, baik melalui sosialisasi di sekolah maupun lewat media sosial. Saya ingin membuktikan bahwa pelajar bisa berprestasi tanpa narkoba,” tegasnya.
Rasa bangga turut dirasakan oleh kedua orang tua Safa, Kasim, SH., MH., dan Dwi Purwanti, SE, yang hadir langsung menyaksikan putrinya meraih prestasi tersebut.
“Sebagai orang tua, tentu kami sangat bangga dan bersyukur. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan komitmen Safa selama ini. Semoga ke depan ia mampu menjalankan amanah ini dengan baik dan memberi manfaat bagi banyak pelajar,” ujar Kasim, yang juga menjabat sebagai Direktur Operasional PT Macan Sejahtera Cahaya.
Ia berharap, gelar yang diraih putrinya tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga mampu menginspirasi generasi muda lainnya untuk berperan aktif memerangi narkoba di lingkungan pelajar.
Ajang Pemilihan Duta Pelajar Anti Narkoba 2026 ini diharapkan dapat melahirkan figur-figur pelajar inspiratif yang menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara.

















