TRABASNEWS – Tim keamanan PT Macan Sejahtera Cahaya berhasil menggagalkan aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi di area Mitra mereka PT Gandaerah Hendana, Riau, pada Selasa (7/4/2026) sore.
Kasatpam PT Macan Sejahtera Cahaya, M. Adri, mengungkapkan bahwa aksi pencurian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 15.00 WIB setelah pihaknya menerima laporan dari Asisten Afdeling 4.

“Sekira pukul 15.00 WIB, kami menerima informasi adanya aksi pencurian TBS di Blok J33 Afdeling 4. Pelaku diketahui melangsir buah menggunakan sepeda motor dan keronjot melewati perumahan Afdeling,” ujar M. Adri dalam keterangannya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, M. Adri langsung memerintahkan seluruh komandan regu (Danru) dan tim patroli untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga orang tidak dikenal (OTK).
“Saya perintahkan seluruh Danru dan tim patroli untuk segera melakukan pengejaran. Tim bergerak cepat menuju lokasi dan jalur yang diduga dilalui pelaku,” katanya.
Upaya pengejaran membuahkan hasil. Sekitar pukul 16.30 WIB, pelaku berhasil diamankan di kawasan Peron Pak Wahet SP 1 Kayuara.
“Pelaku berhasil diamankan sekitar pukul 16.30 WIB. Saat diamankan, pelaku sempat beralasan bahwa buah tersebut berasal dari kebun miliknya sendiri,” ungkapnya.
Namun setelah dilakukan interogasi di kantor kebun, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya.
“Setelah kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut, pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian TBS. Selanjutnya, yang bersangkutan kami serahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas M. Adri.
Dalam kejadian tersebut, tim keamanan berhasil menyelamatkan seluruh buah sawit yang sempat diambil pelaku, yakni sebanyak 9 janjang dengan estimasi berat 60 kilogram. Tidak ada kerugian yang dialami perusahaan karena seluruh hasil curian berhasil diamankan.
Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, sembilan janjang buah kelapa sawit, dua keronjot, satu kampak, serta satu mata pisau egrek.
Aksi cepat tim keamanan yang terdiri dari Kasatpam, para Danru, dan personel patroli ini diapresiasi karena berhasil mencegah kerugian perusahaan serta menjaga keamanan di lingkungan perkebunan.




















