TRABASNEWS – Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah Medan. Seorang wanita bernama Juliana (42) menjadi korban begal saat melintas di Jalan Ileng, Kecamatan Medan Marelan, pada siang hari.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/4/2026) ketika korban tengah mengendarai sepeda motor seorang diri. Juliana mengaku sudah merasa curiga sejak awal karena melihat dua pria berboncengan terus mengikuti dirinya dari belakang.
“Saya heran kenapa mereka mengikuti. Saya pikir mungkin mereka mengira saya habis dari Pegadaian, padahal tidak,” ujar Juliana saat menceritakan kejadian tersebut.
Kecurigaan korban terbukti benar. Saat ia berhenti, kedua pelaku langsung mendekat dan menyerangnya. Salah satu pelaku menyabet tangan korban menggunakan senjata tajam, lalu berusaha merampas tas miliknya.
“Saat berhenti, langsung disabet tangan saya. Habis itu mereka tarik tas saya, kami sempat tarik-tarikan,” katanya.
Dalam kondisi terluka, Juliana sempat mempertahankan tasnya. Namun situasi semakin mencekam ketika pelaku lain datang dan menodongkan senjata tajam ke arah lehernya.
“Dia arahkan pisau ke leher saya. Saya bilang, ‘ambil saja tasnya bang, kasihan saya, anak saya dua masih kecil, saya tulang punggung keluarga’,” ungkapnya.
Akhirnya korban terpaksa menyerahkan tasnya yang berisi uang dan kunci sepeda motor. Setelah itu, para pelaku langsung melarikan diri. Mereka sempat mencoba membawa kabur sepeda motor korban, namun gagal.
Akibat kejadian tersebut, Juliana mengalami luka serius di bagian tangan dan harus menjalani operasi. Ia mengaku kesulitan membiayai pengobatan karena harus mengumpulkan uang terlebih dahulu.
“Biaya perawatan besar. Kalau belum ada uang muka, operasi tidak bisa dilakukan. Jadi saya harus cari pinjaman ke sana-sini,” ujarnya.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Medan Labuhan memastikan laporan korban telah diterima dan proses penyelidikan tengah berjalan.
“Kami sudah menerima laporan dan saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujar petugas kepolisian.
Kasus ini kembali menjadi peringatan akan maraknya aksi kejahatan jalanan di Medan, terutama pada siang hari, yang menyasar pengendara wanita seorang diri.
Sumber : Detik



















