TRABASNEWS — Sebanyak 12 siswa kelas VI di SD Swasta Terpadu As Syifa, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mengalami dugaan keracunan makanan setelah menyantap program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (28/4/2026).
Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah para siswa mengonsumsi menu yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menu yang disajikan meliputi nasi, ayam bakar, tahu tempe, tahu crispy, pisang, serta lalapan berupa timun dan selada.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara, Agung Kurniawan, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab keracunan berasal dari kualitas ayam yang digunakan dalam menu tersebut.
“Ayam yang digunakan kurang fresh, itu dugaan awal kami,” ujar Agung saat dikonfirmasi, Selasa malam.
Ia menjelaskan, para siswa mulai merasakan gejala seperti mual dan muntah sesaat setelah makan. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah dan petugas segera membawa para siswa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
“Total ada 12 siswa yang mengalami gejala. Saat ini, sebagian sudah diperbolehkan pulang, sementara lainnya masih menjalani perawatan,” tambahnya.
Meski demikian, pihak BGN belum dapat memastikan secara pasti penyebab keracunan tersebut. Agung menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium guna mengetahui jenis bakteri atau faktor lain yang menjadi pemicu.
“Untuk penyebab pastinya, kami masih menunggu hasil laboratorium,” katanya.
BGN juga memastikan akan bertanggung jawab penuh terhadap penanganan para siswa yang terdampak, termasuk pembiayaan pengobatan hingga kondisi mereka pulih.
Sumber: Kompas



















