TRABASNEWS – Warga Kota Medan perlu mewaspadai perubahan cuaca pada Kamis (3/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Utara berpeluang diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Kota Medan menjadi salah satu daerah yang berpotensi mengalami hujan. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di wilayah Deli Serdang dan sejumlah daerah lainnya.
Prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Lestari Irene Purba, mengatakan hujan dapat terjadi pada beberapa periode dalam sehari, mulai pagi hingga malam.
“Untuk siang hingga sore hari cuaca diperkirakan hujan ringan hingga sedang. Hujan sedang berpotensi terjadi di Deli Serdang, Tapanuli Utara, Pakpak Bharat, Langkat, Kepulauan Nias, Labuhanbatu, dan Toba,” ujar Lestari dalam informasi cuaca BMKG, Kamis pagi.
Pada pagi hari, sejumlah daerah juga berpeluang mengalami hujan ringan. Di antaranya Asahan, Batubara, Humbang Hasundutan, Kepulauan Nias, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Toba, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, serta Mandailing Natal.
Memasuki malam hari, potensi hujan ringan hingga sedang masih terdapat di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Langkat, Deli Serdang, dan Medan.
Sementara pada dini hari, hujan ringan berpeluang turun di Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Langkat, Mandailing Natal, serta Padang Lawas.
Selain potensi hujan, BMKG juga memprakirakan suhu udara di Sumatera Utara berada pada kisaran 15 hingga 34 derajat Celsius.
Kelembapan udara diperkirakan cukup tinggi, yakni sekitar 60 hingga 100 persen. Sementara angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 5-16 kilometer per jam.
Lestari mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi lingkungan, terutama ketika hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Masyarakat di wilayah Pantai Timur, Pantai Barat, Pegunungan, Lereng Timur, dan Lereng Barat Sumatera Utara diimbau mewaspadai potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat memicu bencana hidrometeorologis,” katanya.
Bencana yang perlu diwaspadai antara lain banjir, tanah longsor, serta angin kencang.
Di tengah prakiraan hujan, BMKG juga mencatat adanya puluhan titik panas atau hot spot di Sumatera Utara.
Berdasarkan pemantauan citra satelit pada 1 September 2026, terdapat 35 titik panas yang terdeteksi di sejumlah wilayah.
Titik panas tersebut tersebar di Dairi, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena keberadaan titik panas dapat mengindikasikan adanya potensi kebakaran lahan. Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan asap atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.
Dengan kondisi cuaca yang masih berubah-ubah, warga Medan dan daerah lainnya di Sumatera Utara disarankan memantau informasi resmi BMKG serta meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di luar rumah.
Sumber: Tribun Medan






















