TRABASNEWS – Perjalanan pulang sekolah tiga siswi SMP Al-Munawar, Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berakhir tragis. Ketiganya meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai menabrak bagian belakang truk yang sedang mengalami mogok.
Ketiga korban masing-masing bernama Elya Safa Ramdani, Shofia Nur Aprilianti, dan Queenara Sandiriova.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (8/10/2026) siang. Ketiga siswi diketahui pulang sekolah dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat secara berboncengan tiga.
Mereka melaju dari arah Purwasari menuju Cikampek. Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor yang ditumpangi korban menghantam bagian belakang truk Nissan bernomor polisi B 9086 XY yang sedang berhenti karena mengalami kerusakan.
Kasatlantas Polresta Karawang Kompol Triyono Raharjo mengatakan, posisi truk saat kejadian berada di lajur kanan.
“Korban menabrak bagian belakang kendaraan truk tersebut, tepatnya yaitu di sebelah kiri kendaraan truk,” ujar Triyono.
Benturan keras tersebut menyebabkan dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya yang mengalami kondisi kritis segera dilarikan ke RS Karya Husada Cikampek.
Namun, nyawa korban ketiga akhirnya tidak dapat diselamatkan.
“Saat kami tiba di TKP, dua korban meninggal dunia di tempat dan satu korban yang bagian belakang sempat mengalami kritis dan langsung dibawa ke RS Karya Husada Cikampek. Namun saat ini yang bersangkutan juga turut meninggal dunia,” kata Triyono.
Tidak Menggunakan Helm
Polisi menyebut ketiga siswi tersebut tidak mengenakan helm ketika mengendarai sepeda motor.
Selain itu, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, ketiganya sempat bercanda ketika berkendara. Kondisi tersebut diduga membuat perhatian mereka tidak sepenuhnya tertuju pada kondisi jalan di depan.
Faktor tersebut menjadi perhatian karena kendaraan truk yang berada di depan mereka sedang berhenti dalam kondisi mogok.
Triyono menjelaskan, tidak digunakannya helm turut memperbesar risiko fatal akibat kecelakaan.
“Sehingga memang fatalitasnya cukup tinggi dan menabrak bagian belakang. Sempat masuk di bawah kendaraan,” ungkapnya.
Truk Diamankan Polisi
Setelah kejadian, petugas kepolisian mengamankan truk Nissan yang terlibat kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan.
Kendaraan tersebut dibawa ke Markas Polresta Karawang. Sementara sopir truk juga menjalani pemeriksaan untuk mengetahui lebih lanjut kronologi kecelakaan.
Meninggalnya tiga siswi SMP Al-Munawar tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sekolah, serta orang-orang yang mengenal mereka.
Pesan belasungkawa pun beredar sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Elya, Shofia, dan Queenara.
“Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa almarhumah, melimpahkan rahmat-Nya, dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” demikian doa yang disampaikan dalam pesan belasungkawa tersebut.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya keselamatan bagi seluruh pengguna jalan, khususnya pelajar yang menggunakan sepeda motor.
Penggunaan helm, menjaga konsentrasi, tidak berboncengan melebihi kapasitas, serta memperhatikan kondisi lalu lintas menjadi hal penting untuk mencegah kecelakaan fatal.
“Selamat jalan. Semoga Allah SWT menempatkan kalian di tempat terbaik di sisi-Nya. Al-Fatihah.”
Sumber: Tribun Medan























