TRABASNEWS –Perombakan jabatan di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali terjadi pada Oktober 2026. Sejumlah perwira tinggi TNI Angkatan Darat mendapat penugasan baru, termasuk 11 jenderal yang dipercaya mengisi posisi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam).
Mutasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengisian sejumlah Kodam baru, tetapi juga menyentuh beberapa jabatan strategis yang sebelumnya ditempati perwira tinggi dengan pengalaman penting di lingkungan Istana Presiden.
Empat jenderal yang pernah memiliki peran dekat dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi turut mengalami pergantian posisi secara bersamaan.
Keempatnya yakni Letjen TNI Mohammad Fadjar, Letjen TNI Tri Budi Utomo, Mayjen TNI Rudy Saladin, serta Mayjen TNI Achiruddin Darojat.
Mohammad Fadjar dan Rudy Saladin diketahui pernah menjadi ajudan Jokowi. Sementara Tri Budi Utomo dan Achiruddin Darojat pernah dipercaya sebagai bagian dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut rotasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI.
“Kemarin baru ada suratnya. Bareng Pangdam baru,” kata Maruli saat menghadiri acara taklimat Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Maruli menegaskan, pergantian jabatan di lingkungan TNI merupakan hal yang biasa dilakukan untuk penyegaran organisasi.
“Biasa kan organisasi. Kita biasa pergantian,” ujarnya.
Empat Jenderal yang Pernah Dekat dengan Jokowi
- Letjen TNI Mohammad Fadjar
Letjen TNI Mohammad Fadjar mendapat penugasan baru sebagai Staf Khusus KSAD setelah sebelumnya menduduki posisi Pangkostrad.
Fadjar merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1993 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Ia juga pernah dipercaya menjadi ajudan Presiden Jokowi pada periode 2015-2016.
Dalam perjalanan kariernya, Fadjar pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Danyon 23 Grup 2 Kopassus, Dangrup 1/Para Komando, Koorspri Kasad, Danpusdikpassus hingga Danpusdiklatpassus Kopassus.
Ia kemudian dipercaya memimpin Kodam III/Siliwangi pada Februari 2024 sebelum dipromosikan sebagai Dankodiklat TNI dan selanjutnya menjadi Pangkostrad pada akhir Desember 2024.
Kini, posisi tersebut berakhir setelah Fadjar mendapat penugasan baru.
- Letjen TNI Tri Budi Utomo
Letjen TNI Tri Budi Utomo merupakan lulusan Akmil 1994 dari kecabangan Infanteri Kopassus.
Nama Tri Budi cukup dikenal dalam lingkungan pengamanan Presiden karena pernah menjabat Komandan Grup A Paspampres pada periode 2018-2019.
Dalam posisi tersebut, ia bertanggung jawab terhadap pengamanan Presiden Jokowi dalam berbagai agenda kenegaraan, termasuk perjalanan dinas.
Tri Budi kemudian dipercaya menjadi Komandan Paspampres. Kariernya berlanjut ke Kementerian Pertahanan hingga menduduki posisi Sekretaris Jenderal Kemenhan.
Pada mutasi terbaru, Tri Budi mendapat penugasan sebagai Wakil KSAD. Ia menggantikan Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang mendapat tugas baru sebagai Wakil Menteri Pertanian.
- Mayjen TNI Rudy Saladin
Mayjen TNI Rudy Saladin merupakan lulusan Akmil 1997 dan pernah meraih penghargaan Adhi Makayasa serta Tri Sakti Wiratama.
Sebelum menjadi ajudan Presiden Jokowi, Rudy telah menjalankan berbagai tugas di lingkungan TNI AD. Ia kemudian dipercaya menjadi ajudan Jokowi pada 2019 hingga 2021.
Setelah menyelesaikan tugas tersebut, Rudy menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Danrem 074/Warastratama dan Danrem 061/Surya Kencana.
Rudy juga sempat kembali berada di lingkungan Istana setelah dipercaya menjadi Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres).
Pada 2024, Rudy mendapat promosi sebagai Pangdam V/Brawijaya. Namun, posisi tersebut kini berganti setelah ia mendapat penugasan sebagai Wakil Komandan Sesko TNI (Wadansesko TNI).
Posisi Pangdam V/Brawijaya selanjutnya dipercayakan kepada Mayjen TNI Piek Budyakto.
- Mayjen TNI Achiruddin Darojat
Mayjen TNI Achiruddin Darojat merupakan lulusan Akmil 1997 dari kecabangan Infanteri Kopassus.
Ia memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kopassus sebelum dipercaya menjadi Danpaspampres pada November 2023.
Jabatan tersebut membuat Achiruddin menjadi salah satu perwira yang bertanggung jawab terhadap pengamanan Presiden dan Wakil Presiden.
Setelah masa tugasnya sebagai Danpaspampres, Achiruddin dipercaya memimpin Kodam IV/Diponegoro.
Kini ia kembali mendapat penugasan baru sebagai Wakaster TNI.
Posisi Pangdam IV/Diponegoro selanjutnya dipercayakan kepada Mayjen TNI Sudaryanto.
11 Pangdam Baru dalam Mutasi Oktober 2026
Selain rotasi sejumlah perwira tinggi, mutasi Oktober 2026 juga menghadirkan sejumlah nama baru yang dipercaya memimpin Kodam.
Sebagian merupakan pergantian Pangdam yang sudah ada, sementara lainnya berkaitan dengan pengisian Kodam baru yang diresmikan pemerintah.
Berikut sejumlah nama Pangdam yang ditetapkan dalam mutasi terbaru:
- Mayjen TNI Rionardo – Pangdam XXV/Mahmud Riayat Syah.
- Mayjen TNI Drajad Brima Yoga – Pangdam XXVI/Mataram.
- Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua – Pangdam XXVII/Sobe Sonbai.
- Mayjen TNI Nefra Firdaus – Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha.
- Mayjen TNI Aminton Manurung – Pangdam XXIX/Mambruk.
- Mayjen TNI Edi Saputra – Pangdam XXX/Rinambora.
- Mayjen TNI Anggit Exton Yustiawan – Pangdam XIII/Merdeka.
- Mayjen TNI Putra Widiastawa – Pangdam IX/Udayana.
- Mayjen TNI Piek Budyakto – Pangdam V/Brawijaya.
- Mayjen TNI Sudaryanto – Pangdam IV/Diponegoro.
- Brigjen TNI Mahesa Fitriadi – Pangdam Iskandar Muda.
Enam Kodam Baru Diresmikan Prabowo
Perubahan struktur komando TNI AD tersebut tidak terlepas dari peresmian sejumlah satuan baru oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Jakarta pada Senin, 5 Oktober 2026, Presiden Prabowo meresmikan sebanyak 204 satuan baru TNI.
Peresmian tersebut mencakup satuan dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU.
Khusus TNI AD, terdapat enam Kodam baru yang masuk dalam struktur organisasi.
Keenam Kodam tersebut yakni Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Maluku Utara, Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah, serta Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat.
Saat meresmikan satuan baru tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan peresmian di hadapan peserta upacara.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Senin 5 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 204 satuan baru deng” kata Prabowo.
Peresmian kemudian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo dan tembakan kehormatan dari meriam Armed.
Penambahan Kodam baru menjadi bagian dari penataan organisasi TNI AD sekaligus memperkuat struktur komando kewilayahan di sejumlah daerah.
Mutasi dan rotasi jabatan tersebut sekaligus menunjukkan adanya penyegaran di tingkat perwira tinggi TNI AD, baik melalui pengisian jabatan baru maupun pergantian pada posisi strategis yang telah berjalan sebelumnya.
Sumber: Tribun























