TRABASNEWS – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali mengamankan sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan kasus penembakan Doni alias Doni Pa’cek, anggota organisasi masyarakat Pemuda Pancasila yang tewas di Kabupaten Deli Serdang.
Hingga Rabu (21/10/2026), jumlah orang yang diamankan dalam kasus tersebut bertambah menjadi enam orang. Sebelumnya, polisi telah mengamankan tiga orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing orang yang diamankan, termasuk mengungkap siapa pelaku utama dalam peristiwa tersebut.
“Sudah enam diamankan. Masih didalami untuk pelaku utama. Besok akan disampaikan,” ujar Ferry, Rabu (21/10/2026).
Meski demikian, kepolisian belum membeberkan identitas dan peran masing-masing orang tersebut. Status hukum mereka juga belum dijelaskan secara resmi, termasuk apakah sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Polda Sumut berencana menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut melalui konferensi pers pada Kamis (22/10/2026).
Penembakan Terjadi Saat Korban dalam Perjalanan
Peristiwa penembakan yang menewaskan Doni Pa’cek terjadi pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Saat kejadian, Doni diketahui sedang mengemudikan mobil Toyota Yaris bersama empat rekannya. Mereka disebut tengah dalam perjalanan menuju rumah seorang teman di Desa Bandar Labuhan.
Di tengah perjalanan, mobil yang mereka tumpangi diduga ditembaki oleh orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.
Akibat kejadian tersebut, Doni mengalami luka tembak di bagian leher kiri hingga meninggal dunia. Sementara itu, seorang rekannya, Indra Wijaya Lingga, dilaporkan mengalami luka tembak di paha kiri. Satu orang lainnya juga disebut mengalami luka akibat senjata tajam.
Kasus ini kemudian ditangani Polda Sumut untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian kejadian, identitas para pelaku, serta motif di balik penembakan.
Hingga perkembangan terakhir yang disampaikan kepolisian, motif penembakan masih dalam penyelidikan. Publik kini menunggu penjelasan resmi kepolisian mengenai hasil pemeriksaan terhadap enam orang yang telah diamankan serta perkembangan pencarian pelaku utama.
Sumber: Tribun Medan























