TRABASNEWS – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan terhadap 308 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Senin (9/3/2026).
Pelantikan tersebut mencakup berbagai jenjang jabatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pejabat pengawas. Dari total pejabat yang dilantik, terdiri atas 11 pejabat pimpinan tinggi pratama, 117 pejabat administrator, serta 180 pejabat pengawas.
Dalam perombakan tersebut, sejumlah kepala dinas mengalami rotasi jabatan. Di antaranya Sutan Tolang Lubis yang kini dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setelah sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian. Kemudian Yudha Pratiwi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata kini dipercaya menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
Selain itu, Chandra Dalimunthe ditunjuk sebagai Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya. Ardan Noor menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan, sementara Dikky Anugerah Panjaitan dipercaya memimpin Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Pejabat lainnya yang dilantik antara lain Muhammad Ali Sipahutar sebagai Sekretaris DPRD Sumut, Dedi Jaminsyah Putra sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral, Fariz Haholongan Hutagalung sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Zulkifli sebagai Kepala Biro Organisasi, Yoga Budi Pratama Irawan sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta Yulinda Elvi Nasution sebagai Direktur UPTD Khusus RSU Haji Medan.
Dalam arahannya, Bobby Nasution mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja secara profesional dan menjauhi praktik yang merugikan organisasi maupun diri sendiri. Ia menegaskan agar tidak ada pejabat yang terlibat dalam praktik pungutan liar maupun penyalahgunaan jabatan dalam proyek.
Gubernur juga berharap pelantikan ini mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) sehingga pemerintahan di Sumatera Utara dapat berjalan lebih solid dan efektif.
Menurut Bobby, saat ini masa kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur telah memasuki tahun kedua, sehingga fokus pembahasan di internal OPD bukan lagi sekadar menyusun program, tetapi memastikan visi dan misi pembangunan daerah benar-benar terlaksana.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan di setiap OPD. Namun, kekompakan tersebut tidak boleh digunakan untuk menutupi kesalahan ataupun pelanggaran yang terjadi di lingkungan kerja.
Selain itu, Bobby meminta seluruh aparatur menciptakan suasana kerja yang sehat, kreatif, serta berorientasi pada pencapaian target pembangunan daerah.
Sumber : Tribun Medan



















