TRABASNEWS – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (30/1/2026). Keputusan tersebut disampaikan langsung kepada awak media sebagai respons atas kondisi pasar modal yang mengalami tekanan dan volatilitas tinggi dalam dua hari terakhir.
Iman Rachman menyampaikan bahwa langkah pengunduran diri ini merupakan bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika yang terjadi di pasar modal nasional. Meski pergerakan perdagangan saham pada pagi hari menunjukkan tanda-tanda pemulihan, ia menilai keputusan mundur merupakan langkah terbaik demi menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara sadar sebagai wujud akuntabilitas kepemimpinan di tengah tekanan pasar. Menurutnya, pasar modal Indonesia membutuhkan kepercayaan yang kuat agar dapat kembali tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.
Terkait kelangsungan kepemimpinan di tubuh BEI, Iman memastikan proses pergantian pimpinan akan berjalan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Untuk sementara waktu, manajemen akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama hingga ditetapkan pimpinan definitif melalui mekanisme yang berlaku.
Ia juga memastikan seluruh proses administrasi dan dokumentasi akan dilakukan sesuai aturan perusahaan dan regulasi yang ada, guna menjaga keberlangsungan operasional bursa.
Di akhir pernyataannya, Iman Rachman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, jajaran manajemen, serta pelaku pasar yang telah bekerja sama selama masa kepemimpinannya yang berlangsung sekitar tiga hingga empat tahun. Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kebijakan atau keputusan yang dinilai kurang berkenan selama menjabat.
Pengunduran diri ini terjadi di tengah upaya pemulihan kepercayaan investor serta stabilisasi pergerakan indeks saham domestik, menyusul meningkatnya volatilitas pasar dalam beberapa waktu terakhir.
Sumber: CNBC Indonesia


















