TRABASNEWS – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memastikan Satuan Tugas (Satgas) Kuala akan mulai bekerja di Kabupaten Aceh Tamiang dalam dua minggu ke depan. Satgas tersebut disiapkan untuk mendukung penanganan dampak banjir dan longsor melalui normalisasi sungai dan kawasan muara.
Kepastian itu disampaikan Sjafrie saat memimpin rapat rencana kerja Satgas Kuala di Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, Minggu (4/1). Rapat tersebut membahas sinkronisasi rencana teknis, kesiapan alat berat, dukungan logistik, serta integrasi program Satgas Kuala dengan agenda rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Menurut Sjafrie, pengerahan alat berat akan dilakukan secara terukur agar proses normalisasi sungai dan muara berjalan sejalan dengan program pemulihan yang tengah dan akan dilaksanakan pemerintah daerah bersama kementerian dan lembaga terkait.
“Pelaksanaan normalisasi sungai dan muara harus terintegrasi dengan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” demikian keterangan resmi Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI.
Menhan menegaskan, pembentukan Satgas Kuala tidak hanya difokuskan pada pengerukan sungai dangkal, tetapi juga memiliki tujuan strategis jangka panjang, yakni mendukung pemulihan serta penguatan perekonomian masyarakat di wilayah bantaran sungai dan kawasan muara Tamiang.
Normalisasi alur sungai diharapkan mampu memulihkan akses transportasi air, menunjang aktivitas nelayan, pertanian, serta perdagangan lokal yang selama ini terganggu akibat sedimentasi dan banjir.
Dalam rangka memastikan kesiapan lapangan, Sjafrie melakukan peninjauan langsung kondisi sungai dan muara Tamiang. Peninjauan dilakukan melalui pengamatan udara menggunakan helikopter untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait sedimentasi dan alur sungai, serta dilanjutkan dengan inspeksi menggunakan kapal menyusuri sungai hingga ke muara.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan kondisi lapangan siap sebelum Satgas Kuala mulai menjalankan tugasnya secara penuh.
Sumber: Indonesiadefense


















