TRABASNEWS – Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, suasana berburu takjil kembali menghidupkan berbagai sudut Kota Medan. Sejak sore hari, warga mulai memadati sejumlah ruas jalan yang dikenal sebagai pusat jajanan berbuka puasa.
Aneka menu tradisional hingga kuliner modern dijajakan dengan harga terjangkau, membuat tradisi tahunan ini selalu dinanti masyarakat. Berikut lima lokasi yang menjadi favorit warga untuk mencari hidangan berbuka puasa selama Ramadan 2026.
- Jalan Amaliun, Sentra Takjil Legendaris
Jalan Amaliun masih menjadi primadona warga. Kawasan ini telah lama dikenal sebagai pusat takjil legendaris di Medan. Puluhan pedagang kaki lima berjejer menawarkan pakat bakar, mie pecal, aneka bubur, serta gorengan.
Lokasinya yang berdekatan dengan Masjid Raya Al-Mashun menjadi nilai tambah karena pengunjung dapat langsung menunaikan salat Maghrib setelah berbuka. Harga makanan di sini rata-rata mulai dari Rp5.000 per porsi.
Salah seorang warga, Yudi (30), mengaku hampir setiap Ramadan selalu datang ke kawasan tersebut karena variasi menu yang lengkap dan harga yang ramah di kantong.
- Jalan Dr. Mansyur, Favorit Mahasiswa
Di kawasan Jalan Dr. Mansyur, tepat di depan Universitas Sumatera Utara, pedagang mulai ramai sejak pukul 15.00 WIB. Area ini identik dengan mahasiswa dan anak muda yang berburu takjil murah meriah.
Dimsum, kebab, gorengan, hingga minuman kekinian seperti es boba dijual dengan harga mulai Rp1.000. Keramaian biasanya memuncak menjelang waktu berbuka.
- Kampung Aur, Nuansa Tradisional “Kampoeng Ramadan”
Kawasan Kampung Aur di Kecamatan Medan Maimun menghadirkan “Kampoeng Ramadan” yang dikelola pelaku UMKM setempat. Pengunjung dapat menemukan berbagai kuliner khas seperti sala lauak dan lemang dengan harga terjangkau.
Pasar takjil ini biasanya buka mulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang Maghrib, menghadirkan suasana berbuka yang lebih kental dengan nuansa tradisional.
- Jalan Abdullah Lubis, Surganya Minuman Segar
Di sekitar Masjid Al-Jihad, Jalan Abdullah Lubis dipenuhi pedagang minuman segar. Es kelapa muda, es jeruk, hingga es cendol menjadi pilihan utama warga untuk melepas dahaga.
Linda (52), salah satu pedagang, mengaku mulai berjualan sejak pukul 14.00 WIB setiap hari selama Ramadan. Menurutnya, bulan puasa selalu membawa peningkatan pendapatan karena tingginya antusiasme pembeli.
- Jalan Willem Iskandar, Ramai di Medan Estate
Di Jalan Willem Iskandar, tepatnya di depan MAN 1 Medan dan MAN 2 Medan, pedagang takjil juga tak kalah ramai. Sop buah, gorengan, serta aneka kue manis dijual mulai Rp5.000.
Warga yang hendak berburu takjil di lokasi ini disarankan menggunakan sepeda motor karena arus lalu lintas cukup padat menjelang waktu berbuka.
Sumber: Tribun Medan

















