TRABASNEWS – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali mengerahkan ratusan personel ke wilayah Sumatra dalam rangka operasi kemanusiaan. Kali ini, sebanyak 310 prajurit dari Kodam Jaya/Jayakarta diberangkatkan secara bertahap pada Minggu (14/12/2025).
Panglima Kodam Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Deddy Suryadi, menjelaskan bahwa pengiriman pasukan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana serta mendukung proses pemulihan di daerah yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.
“Sebanyak 310 prajurit diberangkatkan secara bertahap dengan perlengkapan yang telah disiapkan untuk mendukung penanganan dan pemulihan di lapangan, menyesuaikan dengan kebutuhan yang berkembang di lokasi terdampak,” ujar Mayjen Deddy dalam keterangannya.
Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu menegaskan, keputusan pengerahan pasukan dilakukan setelah melihat kondisi masyarakat di wilayah terdampak yang masih memerlukan pendampingan intensif, baik dari sisi logistik, teknis, maupun kemanusiaan.
Ia menekankan agar seluruh prajurit menjalankan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan di lapangan.
“Operasi ini harus dilaksanakan dengan profesional, tetap menjunjung nilai kemanusiaan. Saya berharap seluruh prajurit diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas,” katanya.
Deddy juga berharap kehadiran prajurit Kodam Jaya dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mempercepat proses pemulihan yang dilakukan secara bertahap di wilayah terdampak.
Sebelumnya, pada akhir November 2025, TNI AD telah mengerahkan lebih dari 21 ribu personel untuk membantu percepatan penanganan dampak banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra. Selain personel, TNI AD juga menurunkan berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan peralatan pendukung, seperti kendaraan penjernih air, jembatan darurat, alat berat, hingga kendaraan konstruksi untuk membuka akses dan memperbaiki infrastruktur terdampak bencana.
Sumber : Indonesiadefense.com


















