TRABASNEWS – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) resmi melantik 1.673 prajurit Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang III Tahun Anggaran 2025 dari kecabangan Kesehatan. Para prajurit tersebut dipersiapkan untuk memperkuat satuan Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) di berbagai wilayah Indonesia.
Upacara pelantikan berlangsung di Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (Pusdikajen), Lembang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/2), dan dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.
Berdasarkan keterangan resmi Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), Kamis (5/2), seluruh prajurit telah menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan selama dua bulan. Pendidikan tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter, mental, serta kemampuan fisik sebagai prajurit TNI AD.
Selanjutnya, para prajurit kesehatan ini akan mengikuti pendidikan kejuruan selama satu bulan sebelum ditempatkan di satuan Yon TP yang tersebar di berbagai daerah, khususnya wilayah dengan kebutuhan pelayanan kesehatan dan dukungan teritorial.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan Wakil KSAD, ditegaskan bahwa pendidikan yang dijalani para prajurit merupakan bagian dari strategi pembangunan kekuatan TNI AD secara berkelanjutan.
“Pembinaan yang dilaksanakan bertujuan membentuk prajurit yang profesional, tangguh, dan berkarakter, dengan berlandaskan nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI,” ujar Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.
Ia menambahkan, penguatan sumber daya manusia di bidang kesehatan menjadi elemen penting dalam mendukung tugas-tugas TNI AD, baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Kehadiran prajurit kesehatan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penugasan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di daerah terpencil dan rawan bencana.
Dengan pelantikan ini, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran teritorial melalui dukungan personel kesehatan yang siap bertugas di seluruh penjuru Tanah Air.
Sumber: Indonesia Defense

















