TRABASNEWS– Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi sejumlah jabatan strategis. Tiga posisi penting resmi berganti dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (14/1).
Berdasarkan keterangan Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), jabatan yang mengalami pergantian meliputi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad), serta Kepala Dinas Sejarah Angkatan Darat (Kadisjarahad).
Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito secara resmi menerima tongkat komando Pangdam XII/Tanjungpura dari Mayjen TNI Jamallulael. Sementara itu, jabatan Danpuspenerbad kini diemban Brigjen TNI Mochamad Masrukin menggantikan Mayjen TNI Zainuddin. Adapun posisi Kadisjarahad diserahterimakan dari Brigjen TNI Veri Sudijianto Sudin kepada Brigjen TNI Teddy Arifiyanto Setimiharja.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan Wakil KSAD, ditegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari pembinaan personel dan organisasi guna memastikan kesinambungan kepemimpinan serta peningkatan kinerja satuan.
KSAD menekankan bahwa seorang pemimpin tidak hanya dituntut menjalankan jabatan struktural, tetapi juga mampu memberikan arah, membangun karakter prajurit, serta menghadirkan solusi atas tantangan tugas yang semakin kompleks. Rotasi kepemimpinan diharapkan membawa semangat baru dan sudut pandang segar dalam menjawab dinamika lingkungan strategis.
“Di tengah perubahan situasi dan meningkatnya ekspektasi masyarakat, para pemimpin harus mampu bergerak cepat, adaptif dalam berpikir, serta tepat dalam mengambil keputusan,” demikian pesan KSAD.
Lebih lanjut, para pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas masing-masing serta menghadirkan inovasi yang bersifat solutif dan aplikatif. Kepemimpinan yang dijalankan diharapkan tetap berlandaskan prinsip, tegas dalam pelaksanaan tugas, serta bijak dalam pembinaan personel.
Selain itu, KSAD juga menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan operasional satuan melalui latihan yang intensif dan realistis, serta pengelolaan sumber daya secara optimal dengan memanfaatkan teknologi secara tepat guna demi mendukung pelaksanaan tugas TNI AD ke depan.
Sumber: Indonesiadefense.com

















