TRABASNEWS – Perhelatan akbar tahunan Ramadhan Fair XX resmi dibuka di Taman Sri Deli, Rabu (25/2/2026) malam. Pembukaan ditandai dengan tabuhan bedug oleh Wali Kota Medan, Rico Waas, disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Memasuki usia dua dekade, Ramadhan Fair menjadi simbol konsistensi Pemerintah Kota Medan dalam menyemarakkan syiar Islam sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat selama bulan suci.
Dalam sambutannya, Rico Waas mengungkapkan rasa syukur karena kembali dipertemukan dengan Ramadan serta dapat membuka gelaran ke-20 ini.
“Alhamdulillah, kita kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan dan dapat bersama-sama membuka Ramadhan Fair yang ke-20. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menilai ada pembaruan konsep pada tahun ini, terutama dari sisi penataan stan yang lebih terbuka sehingga memudahkan pengunjung menikmati seluruh rangkaian kegiatan.
“Penataan tahun ini lebih tertata dan terbuka. Masyarakat bisa lebih leluasa berkunjung dan menikmati suasana Ramadhan Fair,” katanya.
171 Stan Ramaikan Perputaran Ekonomi
Ramadhan Fair XX menghadirkan sedikitnya 150 stan kuliner dan 21 stan kriya dari berbagai kecamatan di Kota Medan. Beragam makanan khas hingga produk kerajinan lokal menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin berbuka puasa maupun bersantai selepas salat tarawih.
Menurut Rico Waas, ajang ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang promosi dan peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM.
“Ramadhan Fair ini adalah upaya kita untuk mendorong UMKM agar terus berkembang. Mudah-mudahan membawa keberkahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Sumber: Waspada Online


















