TRABASNEWS – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, akhirnya angkat bicara terkait viralnya foto yang memperlihatkan dirinya diduga menampar seorang pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Peristiwa itu disebut terjadi di lingkungan kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut. Dalam klarifikasinya, Bobby tidak secara tegas membenarkan ataupun membantah aksi penamparan tersebut, namun ia menjelaskan situasi yang melatarbelakangi kejadian itu.
Menurut Bobby, pegawai yang dimaksud merupakan bagian dari BUMD yang tetap menerima gaji dari pemerintah daerah. Ia menyoroti perilaku pegawai tersebut yang diduga menyalahgunakan narkoba.
“Yang bersangkutan itu pegawai, digaji dari pemerintah. Tapi uangnya digunakan untuk hal yang tidak benar,” ujarnya saat diwawancarai di Medan, Rabu (15/4/2026).
Ia menambahkan, informasi mengenai dugaan penyalahgunaan narkoba tersebut diperoleh langsung dari pihak Badan Narkotika Nasional (BNN). Bahkan, saat kejadian berlangsung, pegawai tersebut disebut dalam kondisi tidak stabil.
“Langsung diamankan. Informasinya dari BNN. Kondisinya juga tidak wajar saat itu,” kata Bobby.
Lebih lanjut, Bobby menilai tindakan tersebut sangat tidak pantas, terlebih kejadian berlangsung di tengah kegiatan olahraga yang seharusnya menjunjung prestasi.
“Di atas ada kegiatan prestasi, di bawah ada yang seperti itu. Jelas tidak cocok,” tegasnya.
Sebelumnya, foto yang beredar di media sosial memicu beragam reaksi publik karena memperlihatkan momen saat Bobby tampak menegur keras seorang pegawai. Narasi yang menyertai unggahan itu menyebut adanya dugaan tindakan fisik.
Hingga kini, peristiwa tersebut masih menjadi sorotan, sementara penjelasan resmi dari pihak terkait terus dinantikan untuk memperjelas duduk perkara yang sebenarnya.




















