TRABASNEWS – Momentum libur panjang Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 22.028 tiket terjual habis dalam periode 1 hingga 3 Mei 2026.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa tingginya angka penjualan tiket menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap transportasi kereta api yang semakin meningkat.
“Selama libur panjang ini, kami mengoperasikan rata-rata 22 perjalanan kereta api setiap hari, dan jumlah tiket yang terjual mencapai lebih dari 22 ribu,” ujar Anwar, Minggu (3/5/2026).
Ia menjelaskan, dua layanan yang paling diminati adalah KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai pulang-pergi serta KA Siantar Ekspres relasi Medan–Siantar pulang-pergi.
“KA Putri Deli melayani 10.843 pelanggan atau sekitar 114 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Sementara KA Siantar Ekspres melayani 4.916 pelanggan dengan tingkat okupansi mencapai 129 persen,” jelasnya.
Menurut Anwar, tingginya angka okupansi tersebut dipengaruhi oleh pergerakan penumpang yang dinamis di berbagai stasiun antara.
“Banyaknya stasiun yang dilalui membuat naik-turun penumpang sangat aktif, sehingga secara akumulatif jumlah pelanggan bisa melampaui kapasitas tempat duduk,” katanya.
Selain itu, faktor tarif tiket yang terjangkau berkat subsidi pemerintah juga menjadi pendorong utama meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api.
“Kehadiran tarif yang terjangkau sangat membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan sekaligus mendorong perputaran ekonomi di Sumatera Utara,” tambah Anwar.
Di sisi lain, untuk menutup rangkaian libur panjang tersebut, KAI Divre I Sumut juga menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, bekerja sama dengan komunitas pecinta kereta api.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar disiplin dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan perjalanan kereta api membutuhkan peran bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
“Kami berharap sinergi antara kemudahan akses transportasi dan kesadaran masyarakat dapat menciptakan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Anwar.
Sumber: Viva Medan



















