TRABASNEWS– Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional dengan memberhentikan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN. Keputusan tersebut diumumkan oleh Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Dalam keterangannya, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden memutuskan mengganti jajaran pimpinan BGN, termasuk Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN serta Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya yang menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Pemerintah juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi ketiganya selama membangun fondasi kelembagaan Badan Gizi Nasional.
Dadan Hindayana sebelumnya dilantik pada Agustus 2024 oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo menjelang berakhirnya masa pemerintahan saat itu. Ia dipercaya memimpin BGN yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program makan bergizi gratis yang diusung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sebelum berkiprah di pemerintahan, Dadan dikenal sebagai akademisi di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Ia menempuh pendidikan sarjana di IPB dan melanjutkan studi di Jerman, termasuk di University of Bonn serta Leibniz Universität Hannover.
Berdasarkan data pendidikan tinggi, Dadan memiliki kualifikasi doktor (S3) dan jabatan fungsional lektor. Selain aktif sebagai dosen, ia juga menghasilkan berbagai karya ilmiah yang berkaitan dengan bidang pertanian dan proteksi tanaman, termasuk penelitian mengenai serangan tikus sawah pada tanaman padi serta keanekaragaman serangga di kawasan reklamasi pascatambang batu bara di Kalimantan Timur.
Sumber: Detik




















