TRABASNEWS– Ledakan dahsyat yang mengguncang salah satu rumah di Komplek Grand Polonia, Kota Medan, Senin (20/7/2026), diduga menewaskan tiga orang. Peristiwa itu juga mengakibatkan sejumlah bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan akibat kuatnya getaran.
Seorang pekerja bangunan di lokasi, Ali, mengaku tengah bekerja di rumah yang berada tepat di samping bangunan yang menjadi pusat ledakan. Ia mengatakan suara ledakan terdengar sangat keras hingga membuat bangunan di sekitarnya bergetar.
“Saya kerja bangunan di sebelah rumah yang sumber ledakan. Ledakannya dahsyat, goyang semua, getarannya kencang. Jendela pecah semua,” ujar Ali kepada wartawan.
Ali mengaku melihat sedikitnya tiga orang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Menurutnya, dua korban dipastikan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya diduga juga tewas setelah tertimbun reruntuhan bangunan.
“Setahu saya ada tiga, kemungkinan meninggal. Yang dua positif sudah meninggal,” katanya.
Ia menyebut para korban diduga merupakan pemilik rumah beserta seorang asisten rumah tangga. Ketiganya disebut berada di dalam bangunan saat ledakan terjadi.
“Yang punya rumah sama pembantu satu. Tertimbun bangunan,” ucapnya.
Selain korban meninggal, Ali juga melihat dua orang lainnya berhasil keluar dari rumah dalam kondisi mengalami luka-luka. Menurutnya, kedua korban tersebut diduga merupakan pekerja yang sedang melakukan renovasi rumah.
“Rumahnya lagi direhab. Saya kerja di sebelah rumah itu. Yang dua tadi ada keluar terluka, mungkin yang bekerja di rumah yang meledak,” jelasnya.
Terkait penyebab ledakan, Ali mengaku belum dapat memastikan sumbernya. Ia hanya menyebut di kawasan tersebut terdapat jaringan pipa gas, namun menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada pihak kepolisian.
“Kalau indikasi saya, saya belum pastinya, belum tahu. Tapi kalau jaringan pipa gas ada. Kalau dari pipa gas, saya belum pastikan. Ledakan kan menunggu hasil dari pihak kepolisian,” tuturnya.
Hingga Senin malam, petugas gabungan masih melakukan proses evakuasi dan penyelidikan di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab ledakan serta jumlah pasti korban.
Sumber: Mistar






















