TRABASNEWS – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan menetapkan dua orang wanita sebagai tersangka dalam kasus kematian seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial AL yang ditemukan meninggal dunia di Apartemen Skyview Setia Budi, Medan.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis membenarkan bahwa penyidik telah mengamankan sekaligus menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
“Iya, sudah ada yang kita amankan dua orang,” ujar AKBP Adrian Risky Lubis, Selasa (14/7/2026).
Menurut Adrian, kedua tersangka merupakan perempuan yang diduga memiliki hubungan kekerabatan dengan korban. Namun, penyidik masih mendalami secara intensif keterlibatan masing-masing dalam peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” katanya.
Meski demikian, polisi belum mengungkap secara rinci peran kedua tersangka. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan melakukan pemeriksaan lanjutan sebelum menyampaikan hasil lengkap penyelidikan kepada publik.
“Masih kita lakukan pendalaman, minta waktu satu dua hari ini,” ungkap Adrian.
Dalam proses penyelidikan, Satreskrim Polrestabes Medan telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) dari area apartemen. Selain itu, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan, mulai dari petugas keamanan apartemen hingga pihak-pihak yang diduga mengetahui kejadian tersebut.
Korban AL diketahui merupakan ASN yang bertugas di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias Selatan.
Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia di kawasan Apartemen Skyview Setia Budi, Jalan Abdul Hakim, Medan, pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Korban diduga terjatuh dari lantai 12 apartemen.
Saat ditemukan, kondisi jasad korban mengalami luka yang sangat parah. Bagian wajah mengalami kerusakan berat, sementara kaki kanan korban dilaporkan putus akibat benturan keras.
Hingga kini, kepolisian masih terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian serta motif yang melatarbelakangi kematian ASN tersebut.
Sumber: Tribun Medan





















