TRABASNEWS – Brigjen Pol Sonny Irawan dipercaya menjadi Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri.
Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi dan rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Polri yang ditetapkan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Sebelum dipercaya memimpin Polda Sumut, Sonny Irawan menjabat sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Kasespimmen) Sespim Lemdiklat Polri.
Perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 tersebut juga bukan sosok asing bagi jajaran Polda Sumut. Sonny pernah menjabat Wakapolda Sumut pada Desember 2025 hingga Juli 2026.
Dalam perjalanan kariernya, Sonny juga pernah dipercaya mengisi sejumlah jabatan strategis. Ia tercatat pernah menjadi Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Banyuwangi pada 2007.
Kariernya kemudian berlanjut di bidang lalu lintas. Sonny pernah menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur pada 2021 hingga 2022, sebelum dipercaya menjadi Dirlantas Polda Jawa Tengah pada 2023.
Kini, pengalaman tersebut menjadi salah satu bekal Sonny dalam menjalankan tugas sebagai Kapolda Sumut, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Utara.
Harta Kekayaan Sonny Irawan
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercatat di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 31 Desember 2024, total harta kekayaan Sonny Irawan mencapai sekitar Rp2,016 miliar.
Harta tersebut antara lain berupa sejumlah aset tanah dan bangunan. Sonny tercatat memiliki tanah dan bangunan seluas 800 meter persegi di Kota Batu dengan nilai Rp250 juta.
Selain itu, terdapat tanah dan bangunan seluas 395 meter persegi di Kota Batu yang tercatat senilai Rp800 juta.
Ia juga memiliki tanah dan bangunan seluas 345 meter persegi di Kota Malang dengan nilai Rp700 juta.
Untuk kendaraan, Sonny tercatat memiliki mobil Honda CR-V tahun 2015 senilai Rp175 juta serta Honda Mobilio tahun 2010 senilai Rp80 juta.
Selain aset tersebut, LHKPN juga mencatat harta bergerak lainnya sebesar Rp9 juta dan kas setara kas sebesar Rp2 juta.
Sementara itu, terkait rotasi sejumlah pejabat Polri, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Johnny dalam keterangannya.
Dengan pengalaman di berbagai bidang dan pernah bertugas di Sumatera Utara, Brigjen Sonny Irawan kini menghadapi tantangan baru sebagai Kapolda Sumut. Kepemimpinannya diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Sumber: Kompas






















