TRABASNEWS — Aktivitas penumpang di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, selama periode angkutan Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. PT Angkasa Pura Aviasi mencatat jumlah penumpang mencapai 208.030 orang dalam kurun waktu 13 hingga 21 Maret 2026.
Pelaksana Tugas Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, mengungkapkan bahwa angka tersebut terus mengalami peningkatan setiap hari seiring tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik dan arus balik Idulfitri.
“Pergerakan penumpang tercatat sebesar 208.030 orang. Ini menunjukkan mobilitas masyarakat tetap tinggi selama periode Lebaran. Bahkan, capaian ini sudah melampaui kondisi sebelum pandemi dengan realisasi mencapai 102,6 persen dibandingkan tahun 2019,” ujar Dedy, Minggu (22/3/2026).
Selain itu, dari sisi operasional penerbangan, tercatat sebanyak 1.464 pergerakan pesawat selama periode tersebut. Angka ini dinilai stabil dan mencerminkan kesiapan bandara dalam menghadapi lonjakan trafik penumpang.
“Total pergerakan pesawat mencapai 1.464 dan ini relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja operasional selama periode angkutan Lebaran menunjukkan tren yang positif,” jelasnya.
Di sektor kargo, Bandara Kualanamu juga mencatat performa yang menggembirakan dengan total realisasi mencapai 1.295 ton. Capaian ini bahkan melampaui kondisi sebelum pandemi dengan tingkat pemulihan sebesar 139,5 persen dibandingkan tahun 2019.
“Hal ini menandakan aktivitas logistik tetap berjalan baik selama periode Lebaran,” tambah Dedy.
Dari sisi utilisasi, tingkat keterisian kursi penumpang mencapai 88,4 persen, sementara realisasi penerbangan mencapai 94,8 persen dari total jadwal yang tersedia. Kondisi ini menunjukkan optimalnya layanan serta kesiapan fasilitas bandara dalam melayani lonjakan penumpang.
Adapun rute favorit penumpang selama periode ini didominasi oleh tujuan domestik dan regional, seperti Jakarta, Kuala Lumpur, Penang, Batam, dan Singapura. Dominasi rute tersebut memperlihatkan peran strategis Kualanamu sebagai salah satu hub transportasi udara di wilayah barat Indonesia.
“Ini mencerminkan tingginya konektivitas Kualanamu, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dedy memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada H+7 atau 29 Maret 2026, dengan estimasi jumlah penumpang mencapai 26.495 orang.
“Kami telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran operasional pada puncak arus balik nanti,” tegasnya.
Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, pihak bandara juga menghadirkan nuansa Lebaran melalui berbagai kegiatan, seperti pertunjukan budaya hingga kegiatan halal bihalal di area terminal.
PT Angkasa Pura Aviasi memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari keselamatan, keamanan, hingga pelayanan, terus dipantau secara real-time melalui posko terpadu guna mengantisipasi dinamika arus mudik dan balik selama periode Lebaran 2026.
Sumber: Viva Medan


















