TRABASNEWS – Sebuah video yang memperlihatkan aksi intimidasi terhadap seorang tukang pangkas rambut di Kota Medan mendadak viral di media sosial. Korban diketahui bernama Viky Nduru, yang mengaku ditodong senjata api oleh sekelompok pria yang mengaku sebagai anggota polisi.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 02.06 WIB.
Menurut keterangan Viky, kejadian bermula saat dirinya bersama seorang teman pulang dari rumah kerabat di kawasan Helvetia dengan mengendarai sepeda motor. Namun di tengah perjalanan, mereka merasa diikuti oleh beberapa orang tak dikenal.
“Pas di simpang Glugur, kami sadar ada yang mengikuti. Ada empat orang naik tiga sepeda motor. Mereka kemudian menghentikan kami dan mengaku sebagai polisi,” ujar Viky, Selasa (14/4/2026).
Situasi kemudian memanas ketika para pelaku diduga mulai bersikap kasar. Viky mengungkapkan, salah satu dari mereka mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke arah dirinya.
“Mereka langsung menekan dan menuduh macam-macam. Salah satu orang bahkan mengeluarkan pistol dan mengarahkannya ke saya,” katanya.
Tak hanya intimidasi, korban juga mengaku mengalami tindakan kekerasan. Ia diperlakukan secara kasar tanpa penjelasan yang jelas mengenai alasan penghentian tersebut.
Peristiwa ini sontak menimbulkan ketakutan dan keresahan, terutama karena para pelaku mengaku sebagai aparat penegak hukum. Hingga kini, belum ada kepastian apakah para pelaku benar merupakan anggota polisi atau hanya oknum yang menyalahgunakan identitas.
Kasus ini pun menuai perhatian publik. Banyak pihak mendesak agar aparat kepolisian segera turun tangan mengusut tuntas kejadian tersebut serta memastikan keamanan masyarakat.
Sementara itu, pihak berwenang diharapkan segera memberikan klarifikasi dan mengambil tindakan tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran hukum dalam insiden tersebut.
Sumber: INews Medan




















