TRABASNEWS – Kasus penyekapan seorang kakek berusia 85 tahun di Surabaya, Jawa Timur, menghebohkan publik. Korban berinisial KC diduga diculik dan disekap selama hampir satu tahun oleh pacar anaknya sendiri hingga harta berupa uang Rp2 miliar dan emas seberat 1 kilogram ludes dikuras pelaku.
Kapolrestabes Surabaya, Luthfie Sulistiawan mengatakan pelaku berinisial LA (31) memanfaatkan kedekatannya dengan keluarga korban untuk menjalankan aksinya.
“Pelaku ini merupakan pacar dari anak korban dan sudah sangat dikenal oleh keluarga, sehingga korban tidak menaruh curiga,” ujar Luthfie, Sabtu (9/5/2026).
Peristiwa itu bermula pada Oktober 2025 saat pelaku mengajak korban bertemu di sebuah lokasi. Namun setibanya di tempat tujuan, korban diduga langsung disekap oleh dua pria dan dibawa ke sebuah apartemen bersama pelaku.
Selama berada di apartemen tersebut, korban tidak memiliki akses komunikasi karena telepon genggamnya disita. Korban bahkan tidak mengetahui bahwa otak di balik penyekapan tersebut adalah LA sendiri.
Saat polisi melakukan penggerebekan, korban justru mengira dirinya dan pelaku sama-sama menjadi korban penculikan.
“Ketika ditemukan, korban malah meminta polisi menyelamatkan tersangka karena mengira mereka sama-sama disekap,” kata Luthfie.
Polisi menyebut kebutuhan makan korban selama disekap dipenuhi melalui layanan pengiriman makanan yang diatur oleh orang suruhan pelaku. Meski hidup di dalam apartemen dengan aktivitas normal seperti tidur dan menonton televisi, korban sama sekali tidak bisa berhubungan dengan dunia luar.
Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga menguras harta korban hingga miliaran rupiah untuk memenuhi gaya hidup mewah. Polisi kini masih mendalami aliran dana dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.
Sumber : Tribun Medan


















