TRABASNEWS – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyoroti lambatnya proses pencairan anggaran sektor pertanian di Aceh saat menerima kunjungan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), bersama jajaran Pemerintah Aceh. Pertemuan tersebut membahas penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus percepatan pelaksanaan program pertanian di daerah.
Dalam pertemuan itu, Amran menegaskan pemerintah pusat telah mengalokasikan berbagai program untuk mendukung sektor pertanian di Aceh, mulai dari rehabilitasi lahan sawah, pembangunan jaringan irigasi, hingga bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
“Pagi tadi saya berdiskusi dengan Gubernur Aceh. Banyak hal penting yang kami bahas, terutama bagaimana menjaga ketahanan pangan nasional agar tetap kuat,” ujar Andi Amran Sulaiman.
Namun, Amran mempertanyakan keterlambatan pencairan anggaran di daerah, padahal dana dari pemerintah pusat disebut telah disalurkan.
“Pak Gubernur, kenapa anggaran yang sudah turun terlambat dicairkan? Kita sudah menawarkan perbaikan sawah dan irigasi. Kenapa uangnya masih ditahan? Masyarakat bertanya kepada kami, padahal dananya sudah dikirim. Bagaimana ini, Pak?” kata Amran.
Menurutnya, lambatnya penyerapan anggaran berdampak pada pelaksanaan sejumlah program pertanian yang telah direncanakan, termasuk pembangunan irigasi dan rehabilitasi lahan sawah.
Amran juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,6 triliun untuk tiga provinsi, dengan Aceh menjadi daerah yang menerima porsi terbesar. Selain itu, Aceh juga memperoleh sekitar 1.700 unit alat dan mesin pertanian guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Ia meminta Pemerintah Aceh mempercepat proses administrasi dan penyerapan anggaran, termasuk penyusunan data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) sebagai syarat pelaksanaan program pada tahun anggaran berikutnya.
“Saya berharap seluruh proses administrasi dapat dipercepat agar program yang sudah disiapkan pemerintah bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, Amran menyampaikan harapannya agar masyarakat Aceh terus diberikan kesehatan dan keberkahan serta sektor pertanian di provinsi tersebut semakin berkembang.
Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas dukungan yang telah diberikan kepada Aceh. Ia berharap pemerintah pusat terus membantu pemulihan lahan pertanian dan perkebunan yang mengalami kerusakan akibat bencana sehingga produktivitas petani dapat kembali meningkat.
Sumber: Beritaterkini





















