TRABASNEWS— Sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) diprakirakan berpotensi mengalami hujan ringan pada malam hari, Rabu (26/8/2026).
Prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Putri Afriza, mengatakan kondisi cuaca di Sumut secara umum cenderung berawan. Meski demikian, peluang hujan tetap terdapat sejak pagi hingga malam.
“Untuk siang menuju sore hari juga masih berpotensi hujan ringan hampir merata di wilayah Sumatera Utara,” ujar Putri dalam informasi cuaca BMKG yang dipantau Rabu pagi.
Pada malam hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di **Padang Lawas Utara, Pakpak Bharat, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Asahan.
Potensi hujan tersebut kemudian dapat meluas ke Dairi, Humbang Hasundutan, Langkat, Kota Medan, Labuhanbatu, Deli Serdang, serta daerah di sekitarnya.
Sementara memasuki dini hari, kondisi cuaca diprediksi berawan dengan peluang hujan ringan di sejumlah kawasan Tapanuli, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Nias Selatan, dan Asahan.
“Selanjutnya untuk dini hari, berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Tapanuli, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Nias Selatan, Asahan,” kata Putri.
Hujan ringan juga berpotensi terjadi di Batubara dan wilayah sekitarnya.
Suhu hingga 33 Derajat Celsius
Selain potensi hujan, BMKG memperkirakan suhu udara di Sumatera Utara berada pada kisaran 15-33 derajat Celsius.
Kelembapan udara diprediksi cukup tinggi, yakni sekitar 60-99 persen.
Sementara angin diperkirakan bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 5-20 kilometer per jam.
BMKG Pantau 24 Titik Panas
BMKG juga terus memantau kemunculan titik panas atau hot spot di wilayah Sumatera Utara.
Berdasarkan hasil pemantauan pada 24 Agustus 2026, tercatat 24 titik panas yang tersebar di Karo, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, dan Tapanuli Utara.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
“Imbauan kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan juga angin kencang di wilayah pantai timur, pegunungan, dan juga lereng timur Sumatera Utara,” tutur Putri.
Kondisi cuaca tersebut berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Masyarakat di wilayah rawan diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Sumber: Tribun Medan






















