TRABASNEWS – Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian PT Rigunas Agri Utama (PT RAU) bersama PT Macan Sejahtera Cahaya (MSC).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan workshop yang diikuti 75 pekerja PT MSC yang bertugas melakukan perawatan kebun di areal perkebunan kelapa sawit PT RAU, Desa Semelinang Tebing, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Manajer PT MSC Tengku Fadli Yacob, SPV Abdi Wijaya, PIC PT MSC Muhammad Sofi Anugrah, serta jajaran PT RAU, yakni KTU Gilberd Manik dan Asisten Sustainability Wahyu.

Dalam kegiatan tersebut, para pekerja mendapatkan pembekalan mengenai penerapan K3 sekaligus motivasi untuk meningkatkan kedisiplinan saat menjalankan pekerjaan di lapangan.
PIC PT MSC Muhammad Sofi Anugrah menyampaikan materi yang menekankan pentingnya memahami potensi risiko kerja. Menurutnya, penerapan prosedur keselamatan harus menjadi bagian dari aktivitas pekerja sehari-hari.

Selain keselamatan kerja, kondisi kesehatan pekerja juga menjadi perhatian, terutama ketika cuaca ekstrem dan kabut asap berpotensi terjadi di sekitar wilayah perkebunan.
Asisten Sustainability PT RAU Wahyu mengingatkan pekerja agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan selama menjalankan tugas.
“Jika mengalami gangguan kesehatan, segera manfaatkan fasilitas klinik PT RAU agar bisa mendapatkan penanganan medis,” ujar Wahyu.
Ia juga meminta pekerja tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Sementara itu, KTU PT RAU Gilberd Manik mengajak seluruh pekerja PT MSC berperan aktif dalam menjaga keamanan areal perkebunan dari ancaman karhutla.
Menurutnya, pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas khusus, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh orang yang beraktivitas di lingkungan perkebunan.
Pekerja diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang dinilai dapat memicu kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.
Tekankan Disiplin Penggunaan APD
Manajer PT MSC Tengku Fadli Yacob kembali menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) saat bekerja.
Ia meminta seluruh pekerja menjadikan penggunaan APD sebagai kebiasaan yang tidak boleh diabaikan.
“Kami meminta seluruh pekerja disiplin menggunakan APD ketika bekerja. Keselamatan dan kesehatan harus menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Tengku Fadli.
Ia juga mengingatkan pekerja untuk ikut menjaga lingkungan perkebunan, termasuk mencegah munculnya sumber api akibat kelalaian.
Perhatian khusus diberikan kepada pekerja yang merokok agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.
“Jangan membuang puntung rokok sembarangan karena dapat menjadi sumber api dan berpotensi menyebabkan kebakaran lahan,” katanya.
Tengku Fadli berharap pembekalan yang diberikan dalam workshop tersebut tidak berhenti sebagai pengetahuan semata. Ia ingin seluruh pekerja menerapkan prinsip K3 dan kepedulian terhadap lingkungan dalam setiap aktivitas di lapangan.
Dengan meningkatnya kesadaran pekerja, keselamatan selama bekerja diharapkan semakin terjaga sekaligus membantu melindungi areal perkebunan PT RAU dari potensi karhutla.
Sumber: Tazkiyahmedia.com






















