TRABASNEWS – Bus rombongan wisata yang membawa 32 penumpang mengalami kecelakaan di Desa Boho, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (19/9/2026).
Bus dengan nomor polisi Z 7763 NE tersebut dilaporkan tergelincir hingga keluar dari badan jalan dan kemudian terbalik. Kendaraan berhenti sekitar 10 meter di bawah badan jalan.
Kapolres Samosir AKBP Rina Tarigan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memantau proses penanganan dan kondisi para penumpang.
Dari total 32 orang yang berada di dalam bus, dua penumpang mengalami luka serius. Keduanya kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD Hadrianus Sinaga.
“Ini akan kami selidiki kenapa bisa terjadi. Bus ini membawa 32 orang penumpang, dua orang mengalami luka serius, dan saat ini sudah kita bawa ke RSUD Hadrianus Sinaga,” ujar Rina.
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menemukan dugaan adanya kendala pada sistem kendaraan. Kondisi tersebut diduga membuat pengemudi kehilangan kendali hingga bus tergelincir dan terbalik.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan. Penyebab insiden masih dalam proses penyelidikan.
Selain memeriksa kondisi kendaraan, polisi juga mengecek kelengkapan dokumen bus dan pengemudi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan masa berlaku uji KIR kendaraan tersebut telah berakhir sejak Agustus 2025. Sementara SIM pengemudi juga diketahui sudah tidak berlaku.
“Dan SIM pengemudinya sudah kita cek, dan ternyata sudah tidak berlaku,” kata Rina.
Proses evakuasi bus juga menghadapi sejumlah kendala. Posisi kendaraan yang berada sekitar 10 meter di bawah badan jalan membuat petugas membutuhkan peralatan khusus untuk mengangkat kendaraan kembali ke atas.
Di sekitar lokasi juga terdapat tiang listrik yang harus diperhitungkan dalam proses penarikan bus agar tidak menimbulkan risiko tambahan.
“Karena kalau ditarik, akan terhalang tiang listrik juga,” ujar Rina.
Salah seorang penumpang, Josua Sihombing, memberikan keterangan mengenai perjalanan sebelum kecelakaan. Menurutnya, pengemudi bus tidak mengendarai kendaraan dengan kecepatan maupun cara yang ugal-ugalan.
Kecelakaan tersebut kemudian ditangani aparat kepolisian bersama petugas terkait. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti faktor yang menyebabkan bus rombongan wisata tersebut keluar jalur dan terbalik.
Sumber: Tribun Medan


















