TRABASNEWS – Sebuah video yang memperlihatkan Camat Barusjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menginjak punggung seorang pria saat menyeberangi kubangan air menjadi perbincangan publik. Aksi tersebut viral di media sosial setelah dinilai tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat pemerintahan.
Dalam rekaman video yang beredar pada Jumat (6/11/2026), terlihat seorang pria mengenakan baju hitam berada di dalam kubangan air menyerupai parit. Tidak lama kemudian, Camat Barusjahe bersama seorang pria lainnya terlihat menggunakan punggung pria tersebut sebagai pijakan untuk menyeberangi genangan agar tidak terkena air.
Menanggapi video tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi dalam suasana bercanda atau sekadar bersenang-senang. Ia juga membantah adanya unsur pemaksaan maupun tindakan penyiksaan terhadap pria yang berada di dalam kubangan.
“Seru-seruan orang itu aja nya itu, camatnya pun biasa ke ladang itu. Cuman seru-seruan dia rame-rame kan, bukan dipaksanya (siksa), seloroh-seloroh,” ujar Gelora Kurnia Putra Ginting, Jumat (6/11/2026).
Gelora turut menjelaskan bahwa pria yang dijadikan pijakan tersebut bukan merupakan staf ataupun bawahan Camat Barusjahe. Ia menduga pria tersebut merupakan warga sekitar atau pemilik ladang di kawasan tersebut.
“Bukan staf, entah masyarakat atau yang punya ladang itu, Barusjahe ini memang daerah perladangan itu, orang camatnya pun biasa di ladang itu,” jelasnya.
Meski menyebut kejadian tersebut hanya sebatas candaan, Gelora mengakui tindakan itu tidak mencerminkan etika yang semestinya ditunjukkan seorang pejabat publik.
Pemerintah Kabupaten Karo pun berencana memberikan teguran kepada Camat Barusjahe agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Memang secara etis perbuatan itu kurang etis biarpun hanya seru-seruan, kita akan memberikan teguran nanti,” tegas Gelora.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat dan mengingatkan bahwa setiap pejabat pemerintahan perlu menjaga sikap serta perilaku di ruang publik, sekalipun sedang berada dalam suasana santai bersama masyarakat.
Sumber: Detik Sumut






















