TRABASNEWS – Peristiwa perampokan disertai dugaan pembunuhan sadis menggemparkan warga Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Komariyah (45), ibu empat anak, diduga menjadi korban kekejaman pelaku yang disebut-sebut merupakan tetangganya sendiri.
Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, pada Senin (2/11/2026).
Dalam aksi tersebut, pelaku diduga membawa kabur uang tunai senilai ratusan juta rupiah, perhiasan emas dengan berat diperkirakan mencapai setengah kilogram, serta satu unit mobil Mitsubishi Xpander berwarna putih milik korban.
Tak hanya itu, Komariyah juga diduga diculik oleh pelaku setelah rumahnya disatroni kawanan perampok.
Sehari kemudian, Selasa (3/11/2026), mobil Mitsubishi Xpander yang diduga milik korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan hutan Cijati, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Indramayu.
Lebih mengenaskan, petugas juga menemukan jasad seorang perempuan di dalam kendaraan tersebut yang diduga merupakan Komariyah.
Suami korban, Dudung Badrun (66), mengaku sangat terpukul setelah mengetahui mobil miliknya ditemukan dalam kondisi terbakar bersama jasad perempuan di dalamnya.
Dudung mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menyangka orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut merupakan tetangga sendiri. Terlebih, selama ini istrinya dikenal memiliki hubungan baik dengan orang tersebut.
“Tetangga ini biasa diberikan pekerjaan oleh istri saya. Saya tidak menduga ada niatan busuk dari pelaku,” ungkap Dudung.
Ia juga berharap pihak kepolisian dapat mengusut kasus tersebut secara tuntas dan memberikan hukuman maksimal kepada para pelaku.
“Nyawa harus dibayar dengan nyawa karena ini sudah pembunuhan berencana,” tegas Dudung dengan nada emosional.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan dua orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus perampokan dan penculikan tersebut.
“Benar kita mengamankan 2 orang di Cikawung Terisi yang ada kaitannya dengan kejadian yang ada di Krangkeng,” kata Arwin.
Berdasarkan pemeriksaan awal, kedua orang yang diamankan tersebut mengakui telah membakar mobil di kawasan hutan Cijati. Mereka juga mengaku membakar jasad korban yang berada di dalam kendaraan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua orang yang telah diamankan untuk mendalami peran masing-masing serta mengungkap secara lengkap motif dan kronologi kejadian.
Kasus ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Warga sekitar pun dibuat terkejut lantaran Komariyah selama ini dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah.
Polisi diharapkan dapat mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa tragis tersebut serta memproses para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.
Sumber: Kompas






















