TRABASNEWS — Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Kota Medan. Seorang pengemudi ojek online menjadi korban pembegalan oleh sekelompok pelaku di kawasan Medan Denai. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari dan sempat terekam kamera pengawas di sekitar lokasi.
Kepala lingkungan setempat, Soraya, mengungkapkan bahwa kejadian itu berlangsung sekitar pukul 02.07 WIB di Jalan Industri. Ia menyebut laporan dari warga baru diterimanya pada sore hari setelah kejadian.
Menurut penjelasannya, korban saat itu baru pulang usai membeli makanan dari arah Jalan Wahidin. Namun ketika melintas menuju Jalan Industri, korban tiba-tiba dipepet oleh sejumlah orang yang datang berkelompok.
Soraya mengatakan para pelaku berjumlah sekitar delapan orang dengan menggunakan empat sepeda motor. Ia menambahkan bahwa masing-masing kendaraan ditumpangi dua orang.
Dalam kondisi jalan yang sepi, pelaku diduga mengancam korban menggunakan benda menyerupai senjata tajam. Korban kemudian dipaksa turun dari sepeda motornya sebelum akhirnya kendaraan tersebut dibawa kabur oleh para pelaku.
Ia juga mengungkapkan bahwa sepeda motor yang dirampas tersebut merupakan kendaraan baru yang dibeli korban beberapa minggu sebelumnya dan digunakan untuk bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Soraya menuturkan bahwa warga sebelumnya memang sempat melihat kelompok yang diduga geng motor kerap melintas di kawasan tersebut. Namun, ia menyebutkan aksi kriminal seperti ini baru kali ini terjadi secara langsung terhadap warganya.
Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut. Saat ini, kasus pembegalan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat berwenang.
Sumber : Tribun Medan



















