TRABASNEWS – Hujan deras hingga lebat yang mengguyur wilayah Sumatera Utara sejak Rabu (28/10/2026) mengakibatkan sejumlah daerah dilanda banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara mencatat sedikitnya enam kabupaten/kota terdampak bencana banjir.
Enam daerah tersebut meliputi Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Mandailing Natal, dan Dairi.
Berdasarkan data BPBD Sumut, banjir terparah terjadi di Kota Binjai. Sebanyak 1.081 kepala keluarga atau 3.838 jiwa terpaksa mengungsi akibat banjir yang merendam tiga kecamatan.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan banjir di Kota Binjai melanda Kecamatan Binjai Selatan, Binjai Kota, dan Binjai Timur.
“Di Kota Binjai, banjir melanda tiga kecamatan. Akibatnya, sebanyak 1.081 kepala keluarga atau 3.838 jiwa harus mengungsi,” ujar Sri Wahyuni, Kamis (29/10/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini penanganan banjir masih dilakukan bersama pemerintah daerah setempat. BPBD juga telah mendirikan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak.
“Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa. BPBD Binjai juga sudah mendirikan dapur umum untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir,” jelasnya.
Sementara itu, di Kota Medan, banjir terjadi di empat kecamatan, yakni Medan Johor, Medan Tuntungan, Medan Maimun, dan Medan Helvetia.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 603 jiwa sempat mengungsi. Namun, kondisi banjir dilaporkan mulai surut sehingga sebagian warga telah kembali ke rumah masing-masing.
“Untuk Kota Medan, kondisi banjir saat ini sudah mulai surut dan warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumah,” ungkapnya.
Banjir juga melanda tiga kecamatan di Kabupaten Deli Serdang dengan ketinggian air mencapai sekitar 40 sentimeter. Sebanyak 836 warga dilaporkan mengungsi, sementara ratusan rumah warga terendam.
BPBD bersama pemerintah daerah setempat telah mendirikan dapur umum dan masih melakukan koordinasi untuk penanganan masyarakat terdampak.
Selanjutnya, di Kabupaten Mandailing Natal, banjir merendam dua kecamatan sejak Rabu malam. Sedikitnya 32 rumah warga terdampak dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter.
Sementara itu, jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di wilayah tersebut masih dalam proses pendataan oleh petugas setempat.
Adapun di Kabupaten Langkat, banjir melanda dua kecamatan dengan total 694 warga terdampak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 155 kepala keluarga dilaporkan mengungsi.
“Untuk lokasi pengungsian berada di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang,” kata Sri Wahyuni.
BPBD Sumut bersama pemerintah kabupaten/kota terus melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah terdampak guna memastikan kebutuhan masyarakat yang mengungsi dapat terpenuhi.
Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan deras yang dapat memicu banjir susulan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana.
Sumber: Tribun Medan





















