• Tentang
  • Iklan
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Hubungi
Media Online Cepat Tepat Berimbang
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Viral
  • Bisnis
  • Medan
  • Entertainment
  • Lowongan Kerja
  • TrabasNews TV
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Viral
  • Bisnis
  • Medan
  • Entertainment
  • Lowongan Kerja
  • TrabasNews TV
No Result
View All Result
Media Online Cepat Tepat Berimbang
No Result
View All Result
Home Medan

Ibu Hamil Korban Penganiayaan di Medan Tembung Tengah Mengandung Anak Pertama Setelah Sempat Keguguran

administrator by administrator
June 5, 2026
in Medan
0

Korban penganiayaan di Tembung (foto: Tribun Medan)

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TRABASNEWS – Perempuan hamil yang menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah pria di kawasan Medan Tembung ternyata sedang mengandung anak pertama yang telah lama dinantikan bersama suaminya.

Korban, Mulana Kartina br Nainggolan, mengungkapkan bahwa usia kandungannya saat ini telah memasuki tujuh minggu atau hampir dua bulan. Ia mengaku sangat menjaga kehamilan tersebut karena sebelumnya pernah mengalami keguguran.

Baca Juga

Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 2026–2030

Kepling di Medan Ditangkap, Diduga Edarkan Pod Getar dan Ekstasi

Live TikTok Bermuatan Pornografi, Perempuan di Medan Ditangkap Ditressiber Polda Sumut

“Ini sebenarnya anak pertama kami. Sebelumnya saya pernah hamil, tetapi mengalami keguguran pada bulan Desember lalu. Puji Tuhan, kami kembali dipercaya untuk memiliki anak,” ujar Kartina saat ditemui di Polrestabes Medan, Kamis (4/6/2026).

Kasus penganiayaan yang dialaminya bersama sang suami, Mangongap Purba, menjadi perhatian publik setelah video kejadian tersebut beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat seorang pelaku menendang bagian perut Kartina yang sedang hamil.

Kartina mengatakan, setelah mengalami tendangan tersebut, ia sempat merasakan nyeri di bagian perut dan khawatir kondisi janinnya terganggu.

“Setelah kejadian itu saya memang merasa sakit di bagian perut. Saya sangat khawatir karena usia kandungan masih muda,” katanya.

Namun, hasil pemeriksaan medis yang dijalaninya membawa kabar baik. Berdasarkan pemeriksaan USG, dokter menyatakan kondisi janin dalam keadaan sehat.

“Puji Tuhan, setelah diperiksa dan dilakukan USG, dokter menyampaikan kandungan saya sehat dan tidak ada masalah,” ucapnya.

Kartina kemudian menceritakan awal mula kejadian. Saat itu ia dan suaminya baru pulang bekerja dan melintas di kawasan Jalan Baru Pasar, Kecamatan Medan Tembung. Di lokasi tersebut mereka melihat adanya aksi tawuran di sekitar rel kereta api.

Karena khawatir terkena lemparan batu, keduanya memutuskan tidak melanjutkan perjalanan melalui terowongan yang berada di bawah rel.

“Saya sedang hamil dan tidak memakai helm. Kami takut melintas karena di atas ada tawuran dan lempar-lemparan batu,” katanya.

Menurut Kartina, keputusan mereka untuk berhenti justru memicu kemarahan sejumlah pria yang berada di sekitar lokasi. Mereka meminta pasangan itu tetap melintas dengan alasan menyebabkan kemacetan.

“Kami dipaksa untuk lewat. Padahal kami tidak berani karena situasinya berbahaya,” ujarnya.

Saat menolak melintas, sejumlah pria tersebut diduga langsung melakukan penganiayaan. Suaminya dipukul, sementara dirinya menjadi korban tendangan.

Kartina mengaku sempat berusaha merekam kejadian menggunakan telepon genggam sebagai bukti untuk melapor ke polisi. Namun upaya tersebut gagal karena ponselnya direbut dan dijatuhkan.

“Saya mau merekam supaya ada bukti untuk melapor ke polisi. Tapi HP saya dijatuhkan. Setelah itu ada pelaku lain yang datang dan menendang perut saya,” tuturnya.

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Medan telah menangkap dua pria berinisial J dan Z yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut. Polisi masih mendalami kasus itu untuk proses hukum lebih lanjut.

Sumber: Tribun Medan

Tags: PasutripenganiayaanTembung
Previous Post

Cuaca Medan Hari Ini Masih Berpotensi Hujan Lebat, BMKG Ingatkan Warga Waspadai Angin Kencang

Next Post

Jadi Tersangka KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Terima Rp100 Juta per Minggu dari Pemerasan WNA

administrator

administrator

Related Posts

Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 2026–2030
Medan

Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 2026–2030

September 6, 2026
Kepling di Medan Ditangkap, Diduga Edarkan Pod Getar dan Ekstasi
Medan

Kepling di Medan Ditangkap, Diduga Edarkan Pod Getar dan Ekstasi

September 6, 2026
Next Post
Jadi Tersangka KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Terima Rp100 Juta per Minggu dari Pemerasan WNA

Jadi Tersangka KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Terima Rp100 Juta per Minggu dari Pemerasan WNA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

info lowongan kerja

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kapolri Anugerahi Satpam PT Macan Sejahtera Cahaya Pemenang Juara 3 Lomba Satpam Teladan Tingkat Nasional 2026

Kapolri Anugerahi Satpam PT Macan Sejahtera Cahaya Pemenang Juara 3 Lomba Satpam Teladan Tingkat Nasional 2026

August 12, 2026
Bina Tirta Swimming Club Hadirkan Kejuaraan Renang Bergengsi Super Dad Bina Tirta Cup I 2025

Bina Tirta Swimming Club Hadirkan Kejuaraan Renang Bergengsi Super Dad Bina Tirta Cup I 2025

November 7, 2025

Apresiasi Kinerja, PT Macan Sejahtera Cahaya Berangkatkan Karyawan Ibadah Umrah

November 24, 2025
Gelar Rapat Evaluasi, PT Gandaerah Hendana Apresiasi Kinerja Pekerja PT Macan Sejahtera Cahaya

Gelar Rapat Evaluasi, PT Gandaerah Hendana Apresiasi Kinerja Pekerja PT Macan Sejahtera Cahaya

May 8, 2026

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 2026–2030

Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 2026–2030

September 6, 2026
Bus Damri Tabrak Bus ALS di Tol Palindra, Kabut Asap Diduga Ganggu Jarak Pandang

Bus Damri Tabrak Bus ALS di Tol Palindra, Kabut Asap Diduga Ganggu Jarak Pandang

September 6, 2026
BYD Sealion 08 Banjir Pesanan, 12.000 Unit Ludes dalam 24 Jam

BYD Sealion 08 Banjir Pesanan, 12.000 Unit Ludes dalam 24 Jam

September 6, 2026
Kepling di Medan Ditangkap, Diduga Edarkan Pod Getar dan Ekstasi

Kepling di Medan Ditangkap, Diduga Edarkan Pod Getar dan Ekstasi

September 6, 2026

Recent News

Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 2026–2030

Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 2026–2030

September 6, 2026
Bus Damri Tabrak Bus ALS di Tol Palindra, Kabut Asap Diduga Ganggu Jarak Pandang

Bus Damri Tabrak Bus ALS di Tol Palindra, Kabut Asap Diduga Ganggu Jarak Pandang

September 6, 2026
BYD Sealion 08 Banjir Pesanan, 12.000 Unit Ludes dalam 24 Jam

BYD Sealion 08 Banjir Pesanan, 12.000 Unit Ludes dalam 24 Jam

September 6, 2026
Kepling di Medan Ditangkap, Diduga Edarkan Pod Getar dan Ekstasi

Kepling di Medan Ditangkap, Diduga Edarkan Pod Getar dan Ekstasi

September 6, 2026

Trabas News hadir sebagai media online yang cepat, tepat dan berimbang yang selalu update.

Follow Us

Browse by Category

  • Bisnis
  • Entertainment
  • Medan
  • Nasional
  • Ototekno
  • Uncategorized
  • Viral

Recent News

Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 2026–2030

Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 2026–2030

September 6, 2026
Bus Damri Tabrak Bus ALS di Tol Palindra, Kabut Asap Diduga Ganggu Jarak Pandang

Bus Damri Tabrak Bus ALS di Tol Palindra, Kabut Asap Diduga Ganggu Jarak Pandang

September 6, 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Hubungi

© 2024 Trabas News

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Medan
  • Viral
  • Ototekno
  • Entertainment

© 2024 Trabas News