TRABASNEWS – Insiden mengejutkan terjadi di RSUD Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Seorang bayi berusia hampir dua bulan dilaporkan terjatuh dari tempat tidur di ruang PICU, diduga akibat kelalaian perawat saat merapikan sprei.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu sore (2/5/2026) dan langsung membuat keluarga pasien serta pengunjung rumah sakit panik.
Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kejadian bermula saat dua perawat tengah merapikan tempat tidur pasien.
“Ada kejadian seorang bayi terjatuh dari tempat tidur sekitar pukul 16.00 WIB di ruang PICU. Perawat diduga lalai saat menarik sprei,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu perawat menarik sprei dengan posisi cukup tinggi tanpa memastikan posisi bayi aman.
“Sprei ditarik terlalu tinggi sampai ke arah perut bayi. Bayi itu ikut tergulung lalu terjatuh ke lantai. Saat itu ibunya sedang keluar membuang sampah,” katanya.
Direktur RSUD Pandan, dr Jandri A Nababan, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut kejadian itu murni kelalaian petugas.
“Sesuai SOP, seharusnya pasien dipegang atau diangkat saat merapikan tempat tidur. Dalam kasus ini, perawat mengangkat bed tanpa mengamankan bayi, sehingga terjadi insiden,” jelasnya.
Ia menegaskan, pihak rumah sakit telah mengambil tindakan tegas terhadap dua perawat yang bertugas saat kejadian.
“Keduanya sudah kami skorsing selama dua minggu. Selama masa itu akan dilakukan evaluasi dan asesmen untuk menentukan kelayakan mereka dalam menangani pasien ke depan,” tegasnya.
Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, kondisi bayi dilaporkan stabil setelah kejadian. Pihak keluarga juga telah meminta pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada dampak serius.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada komplikasi akibat benturan. Kondisi bayi sudah membaik dan stabil,” pungkas dr Jandri.
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi tenaga medis agar lebih berhati-hati dan disiplin dalam menjalankan prosedur, terutama saat menangani pasien rentan seperti bayi di ruang intensif.
Sumber : Tribun Medan



















