TRABASNEWS – PT Macan Sejahtera Cahaya (MSC) menjalin kerja sama dengan sejumlah pemerintah desa di Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, dalam penyaluran tenaga kerja masyarakat di wilayah operasional perkebunan kelapa sawit PT Inecda Plantation.

Kerja sama tersebut melibatkan Pemerintah Desa Petala Bumi, Kelurahan Pangkalan Kasai, dan Desa Titian Resak sebagai bentuk sinergi antara perusahaan dengan pemerintah setempat untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Dalam kesepakatan itu, pihak pertama diwakili Kepala Desa Petala Bumi, Sugiono, sementara pihak kedua diwakili Manajer Operasional PT Macan Sejahtera Cahaya, Saknober Roitua Simbolon. Musyawarah turut dihadiri Direktur Operasional PT Macan Sejahtera Cahaya, Kasim SH MH, tokoh masyarakat Kecamatan Seberida Joni Pasaribu, serta jajaran manajemen perusahaan.

Direktur Operasional PT Macan Sejahtera Cahaya, Kasim SH MH, mengatakan kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah desa diharapkan mampu membantu proses rekrutmen masyarakat sekitar sekaligus mengurangi angka pengangguran di wilayah operasional perusahaan.
“Kami berharap pemerintah desa dapat terus berkolaborasi dengan PT Macan Sejahtera Cahaya dalam membantu rekrutmen masyarakat setempat. Dengan begitu, pengangguran dapat berkurang dan hubungan silaturahmi antara perusahaan dengan pemerintah desa di sekitar kebun PT Inecda tetap terjaga dengan baik,” ujar Kasim, Kamis (14/5/2026).
Sementara itu, PIC PT Macan Sejahtera Cahaya, Muhammad Sofi Anugrah, menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi masyarakat melalui pembukaan lapangan pekerjaan yang mengutamakan warga sekitar perusahaan.
“PT Macan Sejahtera Cahaya berkomitmen membuka ruang kerja bagi masyarakat sekitar perusahaan dengan tetap mengedepankan aturan dan mekanisme yang berlaku,” kata Sofi.
Ia menjelaskan, hasil musyawarah menyepakati mekanisme perekrutan tenaga kerja yang mengedepankan prinsip transparansi dan pemerataan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Seberida.
“Seluruh tahapan rekrutmen dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan mengedepankan prinsip transparansi. Selain itu, disepakati pola pemerataan penerimaan karyawan dengan mempertimbangkan wilayah Ring 1 dan Ring 2 agar masyarakat sekitar perusahaan mendapat prioritas sesuai kebutuhan tenaga kerja,” jelasnya.
Menurut Sofi, Kecamatan Seberida yang masuk wilayah Ring 1 akan memperoleh alokasi sekitar 60 persen dari kebutuhan tenaga kerja perusahaan.
“Ke depan, workshop lanjutan terkait penyaluran tenaga kerja juga akan dilaksanakan di Desa Petala Bumi, Kecamatan Seberida,” tambahnya.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat. Lurah Pangkalan Kasai, Juhendrizal SPd SD MSi, menilai langkah perusahaan sangat membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran di daerah.
“Program ini sangat baik karena membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal sekaligus membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar perusahaan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Desa Titian Resak, Sumanto, berharap sinergi antara pemerintah desa dan perusahaan terus diperkuat, khususnya dalam koordinasi perekrutan tenaga kerja masyarakat.
“Dengan koordinasi yang baik, masyarakat akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan di lingkungan PT Inecda,” katanya.



















