• Tentang
  • Iklan
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Hubungi
Media Online Cepat Tepat Berimbang
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Viral
  • Bisnis
  • Medan
  • Entertainment
  • Lowongan Kerja
  • TrabasNews TV
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Viral
  • Bisnis
  • Medan
  • Entertainment
  • Lowongan Kerja
  • TrabasNews TV
No Result
View All Result
Media Online Cepat Tepat Berimbang
No Result
View All Result
Home Nasional

Satpam Victor Harefa Dipaksa Sujud ke 3 Polisi Usai Tegur Alphard Terobos Lampu Merah

administrator by administrator
July 26, 2026
in Nasional
0
Satpam Victor Harefa Dipaksa Sujud ke 3 Polisi Usai Tegur Alphard Terobos Lampu Merah
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TRABASNEWS – Kasus seorang petugas keamanan, Victor Harefa, yang sempat dipaksa bersujud dan meminta maaf kepada tiga anggota polisi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, menjadi sorotan publik.

Peristiwa tersebut bermula saat Victor menegur pengemudi Toyota Alphard yang diduga menerobos lampu merah ketika pejalan kaki hendak menyeberang di zebra cross pada Rabu (22/7/2026).

Baca Juga

Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

Prabowo Sebut Wartawan Pengkritik Pemerintah “Londo Ireng”, Dewan Pers Soroti Sikap Alergi Kritik

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Pakan Ternak Rp10,2 Miliar, Satwa Jadi Kurus hingga Terancam Mati

Victor mengaku sempat mengetuk kaca mobil tersebut sambil menegur pengemudi. Namun, tindakan itu kemudian memicu perselisihan antara dirinya dengan tiga orang yang berada di dalam kendaraan.

“Setelah lampu merah tiba, giliran pejalan kaki lewat. Saat itu ada salah satu mobil yang menerobos lampu merah. Karena saya kesal, saya pukul kaca mobilnya dan berkata, ‘Woi, lampu merah!’,” ujar Victor dalam video klarifikasi yang beredar di media sosial.

Menurut Victor, tiga orang yang berada di dalam mobil kemudian turun dan terlibat cekcok dengannya. Ia pun mengajak mereka menyelesaikan persoalan tersebut di Pos Polisi Bundaran HI.

“Karena pospol ada di depan bundaran, saya bawa mereka ke sana. Di jalan saya juga didorong-dorong. Mereka bilang, ‘Saya juga aparat,’” kata Victor.

Setibanya di pos polisi, ketiga orang tersebut menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) dan mengaku sebagai anggota kepolisian.

Victor kemudian menyampaikan kronologi kejadian kepada kepala pos polisi. Namun, ia mengaku justru diberi tahu bahwa dirinya tidak memiliki hak untuk memukul kaca kendaraan.

“Kepala pospol menyampaikan kepada saya, ‘Kamu salah. Kamu tidak ada hak untuk memukul kaca mobil’,” ucap Victor.

Dalam situasi tersebut, Victor akhirnya meminta maaf kepada pihak pengendara. Ia bahkan mengaku sampai bersujud karena ingin persoalan tersebut segera berakhir.

“Saya salaman kepada beliau dan bersujud meminta maaf. Saya bilang, ‘Saya salah, saya akan jadikan ini sebagai pengalaman dan pedoman untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas’,” tuturnya.

Meski telah meminta maaf, Victor mengaku masih mendapatkan perlakuan yang membuat dirinya merasa terintimidasi. Ia menyebut kerah bajunya sempat ditarik oleh sopir Alphard.

Kasus tersebut kemudian menjadi viral setelah rekaman CCTV dan video terkait kejadian tersebar di media sosial. Belakangan diketahui, tiga orang yang berada di dalam kendaraan tersebut merupakan anggota Polri yang berdinas di wilayah Polda Jawa Barat.

Setelah kasus itu ramai diperbincangkan, ketiga polisi tersebut akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Victor.

Victor mengatakan, permintaan maaf tersebut telah diterimanya dan tidak ingin menyimpan dendam. Namun, ia menegaskan proses pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran tetap diserahkan kepada pihak berwenang.

“Saya pribadi puas dengan pengakuan dan cara mereka meminta maaf kepada saya. Dengan ini, tidak ada dendam yang masih tersimpan di hati,” tulis Victor dalam unggahannya di media sosial.

Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya turut menyelidiki kendaraan Toyota Alphard yang terlibat dalam insiden tersebut. Penyelidikan dilakukan setelah muncul dugaan penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai dengan identitas kendaraan.

Pelat nomor D 1828 XHQ yang terpasang pada Alphard tersebut disebut dalam penelusuran awal terdaftar untuk kendaraan jenis lain. Namun, polisi menegaskan informasi tersebut masih harus diverifikasi melalui penyelidikan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan pihaknya akan memanggil pemilik kendaraan untuk mengklarifikasi persoalan tersebut.

“Nanti akan dikonfirmasi dan diperiksa. Kendaraan yang digunakan itu kendaraan apa, kemudian terkait dugaan menerobos lampu lalu lintas, akan kami lihat sanksi dan pasal yang dikenakan,” ujar Ojo.

Polisi juga berencana meminta keterangan Victor dan pihak terkait lainnya untuk memperjelas kronologi kejadian.

“Nanti kami pertemukan dan konfrontir di kantor. Intinya, kami akan meminta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan Victor tidak akan kehilangan pekerjaannya akibat insiden tersebut.

“Sudah selesai permasalahannya. Saya jamin satpam itu tidak akan dipecat,” tegas Rano.

Kasus tersebut kini masih menjadi perhatian publik, sementara dugaan pelanggaran etik terhadap anggota polisi serta persoalan lalu lintas dan penggunaan pelat nomor kendaraan masih dalam proses penanganan.

Tags: polisiSatpam Bundaran HI
Previous Post

Prabowo Sebut Wartawan Pengkritik Pemerintah “Londo Ireng”, Dewan Pers Soroti Sikap Alergi Kritik

Next Post

Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

administrator

administrator

Related Posts

Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji
Nasional

Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

July 26, 2026
Prabowo Sebut Wartawan Pengkritik Pemerintah “Londo Ireng”, Dewan Pers Soroti Sikap Alergi Kritik
Nasional

Prabowo Sebut Wartawan Pengkritik Pemerintah “Londo Ireng”, Dewan Pers Soroti Sikap Alergi Kritik

July 26, 2026
Next Post
Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

info lowongan kerja

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bina Tirta Swimming Club Hadirkan Kejuaraan Renang Bergengsi Super Dad Bina Tirta Cup I 2025

Bina Tirta Swimming Club Hadirkan Kejuaraan Renang Bergengsi Super Dad Bina Tirta Cup I 2025

November 7, 2025

Apresiasi Kinerja, PT Macan Sejahtera Cahaya Berangkatkan Karyawan Ibadah Umrah

November 24, 2025
Gelar Rapat Evaluasi, PT Gandaerah Hendana Apresiasi Kinerja Pekerja PT Macan Sejahtera Cahaya

Gelar Rapat Evaluasi, PT Gandaerah Hendana Apresiasi Kinerja Pekerja PT Macan Sejahtera Cahaya

May 8, 2026
PT Gandaerah Hendana Beri Reward untuk Anggota Security dan Sortasi Terbaik dari PT Macan Sejahtera Cahaya

PT Gandaerah Hendana Beri Reward untuk Anggota Security dan Sortasi Terbaik dari PT Macan Sejahtera Cahaya

August 28, 2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

July 26, 2026
Satpam Victor Harefa Dipaksa Sujud ke 3 Polisi Usai Tegur Alphard Terobos Lampu Merah

Satpam Victor Harefa Dipaksa Sujud ke 3 Polisi Usai Tegur Alphard Terobos Lampu Merah

July 26, 2026
Prabowo Sebut Wartawan Pengkritik Pemerintah “Londo Ireng”, Dewan Pers Soroti Sikap Alergi Kritik

Prabowo Sebut Wartawan Pengkritik Pemerintah “Londo Ireng”, Dewan Pers Soroti Sikap Alergi Kritik

July 26, 2026
Diduga Dibunuh, Satpam Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Jatiluhur dengan Tangan Terborgol

Diduga Dibunuh, Satpam Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Jatiluhur dengan Tangan Terborgol

July 26, 2026

Recent News

Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

July 26, 2026
Satpam Victor Harefa Dipaksa Sujud ke 3 Polisi Usai Tegur Alphard Terobos Lampu Merah

Satpam Victor Harefa Dipaksa Sujud ke 3 Polisi Usai Tegur Alphard Terobos Lampu Merah

July 26, 2026
Prabowo Sebut Wartawan Pengkritik Pemerintah “Londo Ireng”, Dewan Pers Soroti Sikap Alergi Kritik

Prabowo Sebut Wartawan Pengkritik Pemerintah “Londo Ireng”, Dewan Pers Soroti Sikap Alergi Kritik

July 26, 2026
Diduga Dibunuh, Satpam Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Jatiluhur dengan Tangan Terborgol

Diduga Dibunuh, Satpam Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Jatiluhur dengan Tangan Terborgol

July 26, 2026

Trabas News hadir sebagai media online yang cepat, tepat dan berimbang yang selalu update.

Follow Us

Browse by Category

  • Bisnis
  • Entertainment
  • Medan
  • Nasional
  • Ototekno
  • Uncategorized
  • Viral

Recent News

Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

Kejagung Minta Maaf Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan Karena Masih Menerima Gaji

July 26, 2026
Satpam Victor Harefa Dipaksa Sujud ke 3 Polisi Usai Tegur Alphard Terobos Lampu Merah

Satpam Victor Harefa Dipaksa Sujud ke 3 Polisi Usai Tegur Alphard Terobos Lampu Merah

July 26, 2026
  • Tentang
  • Iklan
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Hubungi

© 2024 Trabas News

No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Medan
  • Viral
  • Ototekno
  • Entertainment

© 2024 Trabas News