Pematangsiantar – Seorang perempuan berinisial VMS akhirnya melaporkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya ke Polres Pematangsiantar setelah mengaku bertahan selama sekitar satu tahun. Laporan tersebut turut diperkuat dengan video yang sempat viral di media sosial dan diduga merekam tindakan kekerasan yang dialaminya.
VMS datang ke Markas Polres Pematangsiantar didampingi keluarga untuk membuat laporan resmi terkait dugaan KDRT yang dilakukan oleh suaminya.
Dalam keterangannya, VMS mengaku selama ini memilih bertahan dan berharap kondisi rumah tangganya dapat membaik. Namun, karena dugaan kekerasan terus berulang dan video kejadian telah beredar luas, ia memutuskan menempuh jalur hukum.
“Saya sudah bertahan hampir satu tahun. Awalnya saya masih berharap semuanya bisa berubah, tetapi kejadian terus berulang. Akhirnya saya memilih melapor agar mendapatkan keadilan dan perlindungan,” ujar VMS.
Menurutnya, video yang viral di media sosial merupakan salah satu bukti penting yang diserahkan kepada penyidik untuk mendukung proses penyelidikan.
Pihak keluarga yang mendampingi korban berharap kepolisian dapat menangani perkara tersebut secara profesional dan memberikan perlindungan kepada korban selama proses hukum berlangsung.
“Kami berharap laporan ini diproses sesuai aturan yang berlaku dan korban mendapatkan perlindungan serta keadilan,” kata salah seorang anggota keluarga.
Polres Pematangsiantar telah menerima laporan tersebut dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa korban, saksi-saksi, serta mengumpulkan alat bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana KDRT.
Sumber : Hetanews






















