TRABASNEWS – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Medan–Tebing Tinggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Rabu (14/10/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan seorang sopir angkutan kota (angkot) meninggal dunia, sementara sembilan orang lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut masing-masing angkot KUPM, truk Fuso, dan truk Hino Dutro.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika angkot KUPM yang dikemudikan Nixson Maju P. Sianturi (46) melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.
“Setibanya di lokasi kejadian, sopir angkot berupaya mendahului truk tangki di depannya dari sebelah kanan,” ujar Bringin Jaya, Rabu (14/10/2026).
Saat melakukan manuver untuk mendahului kendaraan di depannya, angkot tersebut justru bertabrakan dengan truk Fuso bernomor polisi B 9987 XQ yang datang dari arah berlawanan.
Benturan tersebut kemudian diikuti tabrakan berikutnya. Truk Hino Dutro bernomor polisi BK 8004 GB yang berada di belakang truk Fuso menabrak bagian belakang kendaraan tersebut.
Polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi angkot kurang berkonsentrasi dan tidak cukup berhati-hati ketika hendak mendahului kendaraan lain.
“Pengemudi angkot KUPM diduga kurang konsentrasi dan kurang berhati-hati saat hendak mendahului kendaraan di depannya,” kata Bringin Jaya.
Sopir Angkot Meninggal Dunia
Akibat benturan keras tersebut, Nixson mengalami luka parah. Ia kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Melati Perbaungan untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, nyawa pengemudi angkot tersebut tidak berhasil diselamatkan. Nixson dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.
“Pengemudi angkot KUPM meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di rumah sakit. Sementara itu, dua pengemudi truk dan tujuh penumpang angkot mengalami luka-luka,” jelas Bringin Jaya.
Dua pengemudi truk yang mengalami luka-luka masing-masing adalah Dedi Fransiska (45), pengemudi truk Fuso, dan Amri Lubis (55), pengemudi truk Hino Dutro.
Sementara itu, tujuh penumpang angkot KUPM yang turut menjadi korban luka-luka yakni M. Alel (47), Muhammad Denis Diandra (19), Chindy Vera Wibowo (32), Tiara Andriani Pasaribu (21), Nabila Peronika (20), Julkarnain (57), dan Azemi Akmal (24).
Seluruh korban yang mengalami luka-luka telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain di jalan raya. Pengemudi diharapkan memastikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan benar-benar aman sebelum melakukan manuver untuk menghindari kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Sumber: Detik Sumut






















