TRABASNEWS — Tawuran antar kelompok geng motor kembali memakan korban jiwa. Seorang remaja ditemukan tewas bersimbah darah di dalam gorong-gorong di Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Senin (22/6/2026).
Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya diduga terlibat dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di kawasan tersebut.
Polisi bergerak cepat usai menerima laporan warga. Dalam penanganan kasus ini, petugas telah mengamankan dua orang yang diduga terkait dengan insiden tawuran tersebut.
Keduanya diketahui bernama Reinhard Samosir (18), warga Jalan Pembangunan, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, dan Fadli Tirta (17), warga Jalan Ayahanda.
Kapolsek Patumbak, Daulat Simamora, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Benar, ada dua orang yang diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan,” ujar Daulat Simamora, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, penyidik masih mendalami keterlibatan kedua remaja tersebut, termasuk apakah mereka berasal dari kelompok korban atau dari kelompok lawan.
“Kami masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui peran masing-masing,” katanya.
Sebelumnya, warga Desa Marindal 1 sempat digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda di dalam gorong-gorong sekitar pukul 05.20 WIB.
Korban ditemukan mengenakan celana panjang abu-abu dan jaket hitam. Tubuhnya terlihat penuh luka dan berlumuran darah.
Babinsa Desa Marindal 1, Sertu Mulyadi, mengatakan warga awalnya menemukan jasad korban dalam kondisi tergeletak tanpa identitas.
“Setelah dicek, tidak ditemukan identitas pada tubuh korban,” ujar Mulyadi.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk keperluan identifikasi dan autopsi.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, korban diduga merupakan salah satu peserta tawuran antar geng motor yang pecah sebelum jasadnya ditemukan.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif bentrokan serta memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam peristiwa berdarah tersebut.
Sumber: Tribun Medan






















